Bacaan Doa Qunut Najilah dan Makna Penting didalamnya

Bacaan Doa Qunut Najilah dan Makna Penting didalamnya

almunawwar.or.id – Sudah selayak dan sepatutnya kita sebagai umat muslimin untuk bisa berbuat yang terbaik bagi saudara muslimin lainnya, dengan memberikan apa yang kita mampu meskipun itu sebuah doa yang terlantunkan pada hafalan bacaan-bacaan seperti qunut najilah misalnya.

Karena memang selain di anjurkan bahkan di wajibkan, berdoa dengan hafalan yang sudah ada dari Rasulnya itu merupakan tanda kehambaan yang begitu besar yang senantiasa pula peka terhadap apa yang menimpa dan terjadi pada kaum muslimin di dunia pada umumnya.

Terutama ketika sesuatu hal yang diserukan untuk senantiasa memberikan uluran tangan dan doa agar beban yang selama ini di pundaknya bisa terasa begitu ringan. Dengan mengadahkan tangan seraya memanjatkan doa agar selalu di berikan kekuatan, ketabahan serta kesabaran oleh Alloh S.W.T dalam menghadapi musibah yang ada.

Qunut najilah merupakan sebuah amalan sunah yang selalu di lakukan oeh Baginda Rasululloh S.A.W Qunut nazilah pernah diamalkan oleh Rasulullah SAW selama sebulan ketika kehilangan para sahabatnya di Bi’r Mu‘anah. Qunut nazilah ini dibaca sebelum sujud pada rakaat terakhir di setiap shalat wajib yang lima waktu.

Dan tentunya amalan ini bisa dijadikan oleh kita semua sebagai bentuk doa dan harapan yang dilakukan sebagaimana yang diperintahkan dan dianjurkan oleh Baginda Rasul. bahkan ada baiknya pula selain doa qunut subuh, pada qunut nazilah ini menambahkannya dengan doa qunut yang dibaca oleh Sayyidina Umar dan Ibnu Umar RA. Berikut ini doanya.

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنَسْتَهْدِيكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ نَشْكُرَكَ وَلَا نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ اللَّهُمَّ إيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَك نُصَلِّي وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ نَرْجُو رَحْمَتَك وَنَخْشَى عَذَابَكَ إنَّ عَذَابَك الْجِدَّ بِالْكُفَّارِ مُلْحَقٌ

Artinya: “Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjuk-Mu, beriman kepada-Mu, bertawakkal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikan-Mu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu. Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan shalat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengaharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.”

Bacaan doa di atas bisa dilakukan setelah membacakan doa qunut najilah seperti berikut ini.

اللَّهُمَّ عَذِّبْ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِينَ أَعْدَاءَ الدِّينِ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِك وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَك وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَك اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إنَّك قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَاجْعَلْ فِي قُلُوبِهِمْ الْإِيمَانَ وَالْحِكْمَةَ وَثَبِّتْهُمْ عَلَى مِلَّةِ نَبِيِّك وَرَسُولِك وَأَوْزِعْهُمْ أَنْ يُوفُوا بِعَهْدِك الَّذِي عَاهَدْتهمْ عَلَيْهِ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّهِمْ وَعَدُوِّك إلَهَ الْحَقِّ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Artinya: “Tuhan kami, jatuhkan azab-Mu kepada orang-orang kafir dan musyrik, (mereka) musuh-musuh agama yang berupaya menghalangi orang lain dari jalan-Mu, mereka yang mendustakan rasul-Mu, dan mereka yang memusuhi kekasih-kekasih-Mu. Ya Allah, ampunilah hamba-hamba-Mu yang beriman laki-laki dan perempuan, kaum muslimin dan muslimat, baik yang hidup maupun yang sudah wafat. Sungguh, Engkau maha dekat dan pendengar segala munajat. Tuhanku, damaikan pertikaian di antara kaum muslimin, bulatkan hati mereka, masukkan kekuatan iman dan hikmah di qalbu mereka, tetapkan mereka di jalan nabi dan rasul-Mu, ilhami mereka untuk memenuhi perjanjian yang telah Kauikat dengan mereka, bantulah mereka mengatasi musuh mereka dan seteru-Mu. Wahai Tuhan hak, masukkanlah kami ke dalam golongan mereka itu. Semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.”

Makna yang terkandung dalam doa-doa tersebut tentunya bisa kita hayati bersama dengan penuh pengharapan bahwa pertolongan dan perlindungan Alloh S.W.T akan selalu menyertai kita dan umat muslimin di seluruh dunia. Amiin Yaa Robbal ‘Alamin.

Catatan: Meskipun dalam bacaan qunut najilah itu ada macam dan perbedaannya, tetapi secara makna dan tujuan itu sama saja. Sehingga dalam penggunaan hafalan bacaannya tersebut tidak menjadi hal yang signifikan. Yang terpenting tahu sanad dari ke warid dan keilmuannya.

Wallohu A’lamu Bishowab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
almunawwar.or.id
nu.or.id