Bedanya Qismun (قسم) dan Nau’ (نوع) Secara Lafdzi dan Maknawi Menurut Nahwu

Bedanya Qismun (قسم) dan Nau' (نوع) Secara Lafdzi dan Maknawi Menurut Nahwu

Almunawwar.or.id – Dalam keterangan dan pembahasan bahasa arab tentu ada yang di kenal dengan lapadz-lapadz yang hampir memiliki arti dan tujuan yang sama, Salah satu di antaranya adalah lapadz Qismun dan Nau’, Dimana kedua lapadz tersebut sering sekali di gunakan dalam bab-bab pembagian.

Meskipun dari kedua laapdz tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu bagian tertentu, namun jika di perhatikan kembali secara literasi bahasa arab terutama dari segi ilmu bahasa itu memiliki perbedaan, khususnya dalam menentukan sekaligus memastikan bagian-bagian yang lebih detail.

Tentu hal ini akan lebih memberikan secara terperinci dengan arti yang lebih mendasar sesuai dengan peletakan makna tersebut, Sehingga bisa jauh lebih di mengerti lagi beberapa lapadz atau kalimah lain yang ada dalam bahasa arab.

Berikut penjelasan mengenai perbedaan dari kedua lapadz tersebut menurut keterangan para ulama seperti yang di jelaskan di bawah ini.

جمع: أَنْوَاعٌ. [ن و ع].
1.”النَّوْعُ البَشَرِيُّ” : الجِنْسُ…، مَا يَدْخُلُ فِي وَحْدَةٍ لأَفْرَادِهَا صِفَاتٌ مُشْتَرَكَةٌ ثَابِتَةٌ وَمُتَمَيِّزَةٌ قَائِمَةٌ بِذَاتِهَا وَمُسْتَقِلَّةٌ عَنْ غَيْرِهَا. “الأَنْوَاعُ الْحَيَوَانِيَّةُ” “الأَنْوَاعُ النَّبَاتِيَّةُ”.
2.”نَوْعُ العَمَلِ” : صِنْفُهُ. “أَنْوَاعُ الْمَأْكُولاَتِ” “أَنْوَاعُ السَّيَّارَاتِ”.
3.”هُوَ الأَوَّلُ مِنْ نَوْعِهِ” : مِنْ طِرَازِهِ.
4.”تَعَدُّدُ الأَنْوَاعِ” : تَعَدُّدُ الأَشْكَالِ.
5.”نَوْعاً وَكَمّاً” : كَيْفاً وَكَمّاً.
6.”نَوْعاً مَّا” : إِلَى حَدٍّ مَّا.

Nau Jamak dari lapadz Anwa’ dengan contoh sebagai berikut :
Perkara yang termasuk pada satu bagian karena satunya, atau sebuah sifat yang memiliki makna banyak tetapi memiliki perbedaan karena dzatnya serta beda dengan yang lain contoh seperti الأَنْوَاعُ الْحَيَوَانِيَّةُ warna-warna hewan. Sehingga bisa di artikan Nau’ itu juz / bagian dari yang lebih besar cakupannya, atau bagian dari yang bisa bercabang-cabang / terbagi.

قسم
جمع: أَقْسَامٌ. [ق س م].
1.”أَخَذَ قِسْمَهُ” : نَصِيبَهُ، حِصَّتَهُ، حَظَّهُ.
2.”دَخَلَ الْقِسْمَ” : حُجْرَةَ الدَّرْسِ.
3. : شُعْبَةٌ.

Sedangkan lapdz Qismun itu di ambil dari jamaknya lapadz Aqsaamun contoh seperti lapadz أَخَذَ قِسْمَهُ yaitu bagian atau seperti laapdz دَخَلَ الْقِسْمَ yang sama dengan mengambil bagian tertentu, dalam hal ini secara pengertian lapadz Qismun sendiri bisa di artikan Qism digunakan untuk pembagian sesuatu yang bukan pecahan / bagian dari Qism yang lainnya, misal dalam warisan dikatakan “ini bagianmu (qismuka)”, tidak dikatakan “ini macam kamu (nau’uka)”.

Lebih jelasnya bisa di tela’ah kembali arti dari perbedaan kedua lapadz tersebut seperti contoh di bawah ini.

الفرق بين التقاسيم والأنواع:
من ناحية المعنى اللغوي فهي متقاربة المعنى مع فروق يسيرة،
فالنوع جزء مما هو أشمل منه، أو مما تفرع عنه،
أما القسم فقد يكون الشيء قسيماً لشيء وليس متفرعاً عنه،
فيقال هذا قسم وهذا قسم، وليس كل منهما متفرعاً عن الآخر، أو يرتبط به في مفهوم عام كالجنس.
وعموماً فالمصطلحان يجتمعان في بعض المعاني، ويختلفان في بعضها،
فيقال لجذع الشجرة هذا قسم من الشجرة ولا يقال نوعاً منها، ويقال للميراث هذا قسمك، ولا يقال نوعك، لكن يقال هذا النقد نوع من أنواع المال، والنوع لابد أن يكون متفرعاً عن شيء منفصلاً عنه (الكليات 339 ).
والقسم يتفرع عنه حصص ونحوها، والنوع يتفرع عنه شعب ونحوها، فلا يقال في فروع النوع حصص ( تاج العروس(1/78)).
والنوع يطلق على المعاني والأعيان، فيقال: الإنسان نوع من الحيوان، ويقال هذا الضرب نوع من أنواع البلاغة القرآنية، وكذلك الأقسام.
ومن ناحية الاستعمال فيظهر أن القسم أشمل من النوع فهو مرادف للجنس، والنوع يتفرع عنه في استعمالهم، وهو ظاهر تصرف ابن حبان في صحيحه حيث فرع الأنواع عن الأقسام.
وقد استعمله على هذا النحو عدد من العلماء .

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
almunawwar.or.id
piss-ktb.com