Beginilah Suasana Peringatan Maulid Nabi S.A.W di Negara Rusia

Beginilah Suasana Peringatan Maulid Nabi S.A

Al-munawwar.or.id – Lahirnya baginda Nabi Muhammad S.A.W ke muka bumi ini merupakan rahmat bagi seluruh alam tanpa terkecuali termasuk bagi orang luar islam, Sehingga begitu sangat berdampak sekali pada sisi literatur dan struktural pola berkehidupan manusia secara universal. Baginda Nabi memang di lahirkan ke dunia ini untuk meluruskan aqidah menuju tauhid, dari akhlaqul madzmumah ke akhaq karimah untuk menuju mardhotillah.

Meskipun memperingati maulid Nabi bagi sebagian kelompok itu merupakan kegiatan yang tidak pernah di lakukan oeh Nabi sendiri atau Bid’ah, Namun sisi baik, manfaat dan hikmah dari seringnya di peringati kelahiran Nabi itu adalah semakin banyak orang yang tertarik pada sosok seorang Nabi Muhammad S.A.W itu, sekaligus menambah rasa cinta dan mahabbah pada beliau. karena semakin mengenal semakin bertambah pula rasa cinta kepada seseorang terlebih kepada Nabi S.A.W.

Bukan sebuah alasan tapi memang faktanya seperti ini, begitu istimewa atas kelahiran Nabi atas hikmah yang bisa di rasakan tidak hanya bagi yang memperingatinya namun bagi orang yang ada di sekitarnya, Karena memang isi dari pada peringatan maulid tersebut adalah sebuah majlis pengajian, sholawat, dziir dan pastinya mengisahkan syirah Nabi Muhammad S.A.W yang pada umumnya di lakukan di negara-negara Islam dunia termasuk di negera yang Muslimnya minoritas seperti negara Rusia contohnya.

Di negara yang terkenal sekuler ini, Islam menjadi agama terbesar kedua setelah mayoritas kristen ortodok. Terlebih di beberapa bagian negara beruang muda tersebut terlahir beberapa Ulama-Ulama besar salah satunya periwayat hadist shahih Imam Bukhori atau Imam Bukhoro yang lahir di negara bagian Samarkand. Jadi wajar saja apabila popularitas Islam di negara Rusia itu semakin hari bertambah untuk setiap tahunnya.

Beberapa rilis survei menyebutkan, saat ini setidaknya ada 30 juta jiwa penduduk Rusia adalah Muslim, yang tinggal di beberapa negara bagian seperti Tatarstan, Bashkirkostan, Chechnya, dan Dagestan. Saat ini ada antara tiga dan empat juta Muslim di Moskow ibukota Rusia. Hal ini diumumkan oleh Ravil Gainutdin, Ketua Presidium Administrasi Spiritual Muslim Rusia, kepala Dewan Mufti Rusia. Gema Maulid Nabi Muhammad di Rusia mulai terlihat sejak awal bulan Rabiul Awwal.

Beberapa Pusat Spritual Muslim di Rusia mulai mengadakan beberapa kegiatan, salah satunya ada di Dagestan, salah satu Kaukasus Utara di Selatan Rusia. Saya pun mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan kemeriahan Maulid Nabi di tempat kelahiran Jawara UFC, Khabib Nurmagamedov tersebut. Ditemani Ustadz Ibrahim Abdulaev, direktur Pusat Studi Nusantara di Dagestan, kami melihat pameran karya seni dan kaligrafi mahasiswa di Humanitarian Pedagogical College Makhackala Dagestan, yang didedikasikan untuk kehidupan Nabi Muhammad, dan hasil penjualan disumbangkan kepada anak yatim.

Para peserta sangat antusias mempersembahkan karya terbaik mereka. Dan para tamu undangan berebut untuk membeli karya mereka di acara pelelangan. Di beberapa tempat lain, selain pemeran seni dan kaligrafi juga diadakan pameran peninggalan suci Nabi Muhammad yang disimpan oleh Mufti Dagestan. Juga diadakan kuliah umum di sekolah dan universitas, lomba buku dan lomba esai tentang biografi Nabi Muhammad. Bahkan saya mendengarkan cerita dari Ustadz Ibrahim Abdulaev, perayaan Maulid dikenalkan sejak kecil di Dagestan.

Putranya yang berusia empat tahun, Abu Bakar mengikuti membacakan puisi tentang Nabi Muhammad di Kamila, Taman kanak-kanak tempat ia belajar. Mereka juga mengadakan nonton bersama film tentang Nabi Muhammad rumah. Ustadz Ibrahim Abdulaev, menceritakan kepada saya bahwa perayaan Maulid Nabi di Dagestan menjadi satu perayaan penting bagi Muslim di Rusia. Menurutnya, dalam beberapa kesempatan Muftiyat Dagestan selalu menyampaikan bahwa dalam perayaan Maulid terdiri dari enam bagian, yakni pembacaan Al-Qur’an, pembacaan salawat Nabi dan kisah-kisah dari hidupnya, zikir, doa, pengumpulan, dan hadiah.

Sebagai bagian dari kegiatan dakwahnya, Muftiyat mengirimkan para imam dan nasyid untuk menyelenggarakan perayaan maulid di bulan Rabiul Awal di kota-kota besar di seluruh Rusia. Muslim Dagestan yang berada di seluruh wilayah di Federasi Rusia juga merayakan maulid adalah kesempatan yang baik bagi semua orang untuk bertemu lagi, bersilaturahmi dan berbagi kegembiraan dan cinta Nabi Muhammad.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
nu.or.id
almunawwar.or.id