Berikut 11 Pahlawan Nasional Yang Berasal Dari Kalangan Santri

Berikut 11 Pahlawan Nasional Yang Berasal Dari Kalangan Santri

Almunawwar.or.id – Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita bisa nikmati bersama ini merupakan sebuah anugerah yang sangat luar biasa dari Alloh S.W.T kepada semua element bangsa ini, hal ini juga tidak lepas dari perjuangan yang sangat luar biasa dari para pahlawan yang gugur di medan perang, Salah satunya tokoh pahlawan nasional yang berasal dari dunia kepesantrenan atau santri yang mondok di beberapa Pondok Pesantren di kala itu.

Berkobarnya semangat juang dari para pahlawan terutama dari para Ulama, kiai dan santri yang rela mengorbankan segalanya untuk bisa memperjuangkan hak-hak warga indonesia dari penjajah merupakan bentuk dari adanya sebuah resolusi yang Jihad yang di kobarkan oleh para tokoh Ulama pada saat itu tepatnya pada tanggal 22 oktober 1945 sebagai awal bangkitnya semangat jihad mempertaruhkan nyawa untuk membebaskan segala bentuk penjajahan.

Pada tanggal 22 Maret 1946 resolusi jihad kembali di kobarkan, tidak hanya di tanah jawa saja sebagai basis utama perjuangan, namun dari beberapa daerah pun yang ada di tanah air ini turut mengobarkan resolusi jihad itu sebagai bagian dari pada perjuangan dan peperangan meletusnya berbagai peperangan dalam rentang 1945-1949 merupakan buktinya adalah dengan mengumandangkan kepada seluruh umat islam untuk siap mati membela NKRI.

Banyak dari kalangan santri dan kiai yang gugur di medan perang, mereka tidak hanya sebatas masti syahid saja, namun secara kenegaraan, mereka di akui sebagai salah satu dari sekian banyak pahlwan nasional indonesia. Hal ini tentunya membuktikan bahwa pesantren merupakan basis penting untuk menciptakan para pahlwan bangsa, Maka pada saat itu tepatnya pada tanggal 22 oktober di cetuskan sebagai Hari Santri Nasional.

Resolusi jihad yang menggema di mana-mana pada saat itu adalah seruan yang hebat dari para Ulama NU pada khususnya bagi semua lapisan masyarakat untuk terus berjuang dan mempertahankan kemerdekaan ini jangan smapi lepas di rebut kembali oleh para Penjajah. Sehingga pengorbanan dari para Ulama tersebut sangat di apresasi oleh dengan di berikannya gelar Pahlawan nasional dengan Surat keputusan Presiden, Dan berikut 11 Pahlawan yang di maksud bersumber dari halaman resmi situs NU.

1. KH Hasyim Asy’ari (Suku Jawa)
Pendiri NU, Panglima Tertinggi Laskar Santri yang terdiri dari Barisan Kiai, Laskar Hisbullah, dan Laskar Sabilillah. Ia mendapat gelar Pahlawan Naisonal berdasarkan (SK Presiden RI No.294 November 1964).

2. KH Wahid Hasyim (Suku Jawa)
Ketua Umum PBNU, Berjuang melawan Penjajah, Anggota BPUPKI Perumus Pancasila, Menteri Agama RI. Ia mendapatkan gelar Pahlawan nasional berdasarkan (SK. Presiden RI No. 206 Agustus 1964)

3. KH Zainul Arifin Pohan (Suku Batak)
Komandan Hizbullah, Ketua PBNU dan Anggota Konstituante, Wakil Perdana Menteri RI. Ia mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional berdasarkan (SK Presiden RI No. 35, 4 Maret 1963)

4. KH Zainal Mustofa (Sunda)
Ketua PCNU Singaparna, gugus sebagai Syahid dalam Perjuangan Melawan penjajah Jepang. Ia mendapatkan gelar Pahlawan Nasional RI berdasarkan (SK Presiden RI No. 064 November 1972)

5. H Andi Mappanyukki (Suku Bugis)
Raja Bone, pendiri NU Sulawesi Selatan, berjuang melawan penjajah Belanda dan Jepang 1945-1949. Ia mendapatkan gelar Pahlawan Nasional RI berdasarkan (SK. Pres RI No. 089 5 November 2004)

6. H Andi Djemma (Suku Luwu) Raja Luwu
Pendiri NU Sulawesi Selatan ini berjuang melawan Penjajah Belanda 1946-1948. Ia mendapatkan gelar Pahkawan Nasional RI berdasarkan ( SK. Pres RI No. 073 6 November 2002)

7. KH Wahab Chasbullah (Suku Jawa)
Pendiri NU. Komandan Barisan Kiai ini berjuang melawan Penjajah, 1926-1949. Kiai yang merupakan Anggota Konstituante RI, Anggota DPA RI, dan Komandan melawan PKI 1965 ini mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional RI berdasarkan ( SK Presiden RI No. November 2014).

8. KH As’ad Syamsul Arifin (Suku Madura)
Pendiri NU ini berperang melawan penjajah 1945-1949. Kiai yang pernah menjabat sebagai Anggota Konstituante RI itu mendapatkan gelar Pahlawan Nasional berdasarkan (SK Presiden RI No. 91 November 2016)

9. KH Idham Chalid (Suku Banjar)
Ketua Umum PBNU 1956-1984 ini merupakan pejuang kemerdekaan, Wakil Perdana Menteri RI, dan Ketua MPR-RI. Ia mendapatkan gelar pahlawan Nasional berdasarkan (SK Presiden No. 113, 7 November 2011)

10. KH Sam’un (Suku Banten).
Ketua PCNU Serang itu merupakan pejuang melawan Penjajah 1945-1949. Ia mendapatkan gelar Pahlawan Nasional RI berdasarkan (SK. Presiden RI 8 November 2018).

11. KH Masjkur (Suku Jawa). Ia merupakan Komandan Laskar Sabilillah, Ketua Umum PBNU, Anggota BPUPKI, dan Perumus dasar negara. Kiai Maskur juga pernah menjabat sebagai Anggota Konstituante RI dan Menteri Agama RI. Ia mendapatkan gelar pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden pada 8 November 2019.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
nu.or.id