Bersyukur Dari Hal Yang Bisa Menjadikan Mudah dan Sempit Datangnya Pintu Rizqi

Bersyukur Dari Hal Yang Bisa Menjadikan Mudah dan Sempit Datangnya Pintu Rizqi

Almunawwar.or.id – Masalah yang memang selama ini menjadi perihal penting dalam menjalani hidup dan kehidupan ini adalah bagian dari pada sisi kebutuhan bagimahluk hidup termasuk untuk seorang manusia, Dimana bagian tersebut adalah tanda dari pada daya ikhtiyar yang di lakukan oleh semua mahluq tersebut.

Sejatinya rizqi merupakan pemberian yang begitu istimewa dan berharga dari sang maha kuasa kepada semua mahluqnya tanpa terkecuali, Namun besar dan kecilnya rizqi yang di beriknnya tersebut berbeda-beda satu sama lain terganutng daya kebutuhan dan tingkat manfaat dari pemberian rizqi tersebut.

Dan satu hal yang lebih pasti mengenai rizqi itu tidak hanya masalah seputar kebutuhan sandang dan papan saja, namun semua hal yang memberikan sumber kehidupan yang layak dan normal itu juga merupakan rizqi yang tidak boleh di lupakan bahkan harus senantiasa di syukuri.

Artinya apapun yang di terima baik itu kecil maupun besar itu adalah rizqi yang terbaik bagi kita, yang penting dalam ikhtyar dan usahanya itu sudah menunjukan sesuatu yang maksimal sesuai dengan kemampuan yang di miliki oleh setiap insan di muka bumi ini.

Dan perihal besar dan kecilnya rizqi atau miliki itu memang ada kaitannya pula dengan seberapa besar pengorbanan dan usaha yang telah di lakukan, meskipun titik akhir ataupun hasil akhirnya itu sudah ada yang mengaturnya. Jangan sampai salah mengartikan pemberian rizqi tersebut.

Bahkan dalam Islam ada hal-hal yang perlu untuk di perhatikan tentang bagaimana kita sebagai umat islam dalam mencari dan berusaha dalam mendapatkan pemberian rizqi tersebut, termasuk dari hal-hal yang senantiasa tidak dilakukan dan di jauhi dari luas dan sempitnya rizqi seseorang.

Pemudah dan Penyempit datangnya rizqi
Rosulullah Shollallaahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :

ولا يرد القدر إلا الدعاء، ولا يزيد في العمر إلا البر . رواه أحمد والترمذي وابن ماجه والحاكم
ولفظه عند الامام أحمد برواية عن ثوبان (إن الرجل ليحرم الرزق بالذنب يصيبه, ولا يرد القدر إلا بالدعاء, ولا يزيد فى العمر إلا البر).

Artinya : “Tiada yang dapat menolak takdir kecuali doa dan tiada yang dapat menambah umur kecuali kebaikan” (HR. Ahmad, Turmudzi, Ibnu Maajah dan Hakim).

’’Hanyalah do’a yang merubah taqdir, dan hanyalah kebaktian yang bisa menambah usia. Dan sesungguhnya lantaran perbuatan dosanya, rizki seseorang menjadi tertutup” (HR AHmad)

Penyempit Datangnya Rizqi
A. Tidur di pagi hari bisa menyebabkan fakir harta juga fakir ilmu.
B. Termasuk rugi bila malam dibiarkan lewat begitu saja tanpa guna, karena malam juga termasuk dari umur yang dijatah.
C. Hal-hal lain yang dapat menghalangi rezeki ialah: tidur dengan telanjang, kencing telanjang, makan dalam keadaan junub, dan makan dengan santai diatas lambung, maksudnya makan sambil tidur-tiduran, membiarkan makanan yang terjatuh, membakar kulit bawang merah dan bawang putih, menyapu rumah dengan sapu tangan, menyapu rumah pada malam hari, membiarkan sampah di dalam rumah, berjalan di muka orangtua, memanggil orangtua dengan nama keduanya, membersihkan gigi dengan sembarang kayu, membersihkan tangan dengan debu, duduk di muka pintu, bersandar di daun pintu, berwudu di tempar beristirahat, menambal baju yang sedang dikenakan, membersihkan badan dengan baju, membiarkan sarang laba-laba di dalam rumah, meremehkan salat.
D. Hal-hal yang bisa menyebabkan kefakiran antara lain: tergesa keluar dari masjid ba’da subuh, terlalu pagi pergi ke pasar dan pulang paling akhir, membeli roti dari pengemis, mendoakan dengan doa yang buruk untuk anak, tidak menutup wadah, meniup lampu, menulis dengan pulpen yang diikat, menyisir rambut dengan sisir yang patah, tidak mau mendoakan orangtua, mengenakan surban dengan duduk, mengenakan celana dengan berdiri, kikir dan pelit, terlalu hemat, menunda atau meremehkan segala urusan.

Pemudah Datangnya Rizqi
A. Rasulullah Saw bersabda: “Memohonlah kalian turunnya rezeki dengan bersedekah”.
B. Adapun hal-hal yang bisa mendatangkan rezeki antara lain: bangun pagi sekali, menulis dengan tulisan yang indah, bermuka ceria, dan berbicara dengan perkataan yang baik.
C. Hal lainnya: mencuci pakaian, menyapu halaman, salat dengan khusyuk, salat duha, membaca surah waqiah, almulk, allail, muzammil, alam nasyrah, di waktu malam, datang ke masjid sebelum azan dikumandangkan, mendawamkan wudu, salat sunah fajar dan witir di rumah, dll.
D. Jangan membicarakan hal-hal duniawi setelah salat witir.

Do’a Yang Memudahkan Datangnya Rizqi

وأما ما يزيد فى الرزق: أن يقول كل يوم بعد انشقاق الفجر إلى وقت الصلاة: سبحان الله العظيم وبحمده، سبحان الله العظيم وبحمده، وأستغفر الله العظيم وأتوب إليه مائة مرة، وأن يقول: لا إله إلا الله الملك الحق المبين كل يوم صباحا ومساء مائة مرة.
وأن يقول بعد صلاة الفجر كل يوم: الحمد لله، وسبحان الله، ولا إله إلا الله، ثلاثا وثلاثين مرة، وبعد صلاة المغرب أيضا، ويستغفر الله تعالى سبعين مرة بعد صلاة الفجر، ويكثر من قول: لا حول ولا قوة إلا بالله العلى العظيم، والصلاة على النبى صلى الله عليه وسلم

Diantara perbuatan yang menambah rizki lagi, adalah membaca do’a di waktu antar terbit fajar hingga masuk waktu shalat
Do’anya yaitu : Subhaannallaahil ‘zhiimi wa bihamdihii astagfirullahu wa atuubu ilaihi.

Artinya : (Maha Suci Allah Maha Agung, Maha Suci Allah dan dengan pujin-Nya, kumohon ampunan dan bertobat kepada-Nya) berulang 100 kali.

Setiap pagi dan petang membaca do’a :
Laillaha illallahul malikul haqqul mubiin
“Tiada Tuhan selain Allah, Raja yang Benar dan Maha Jelas” berulang 100 kali

Tiap-tiap sesudah fajar dan magrib berdo’a :
Al-Hamdulillaahi wasubhaanalloohi walaa ilaaha illallaah
“Segala puji bagi Allah, Maha suci Allah dan tiada tuhan selain Allah” berulang 33 kali.
sesudah shalat shubuh membaca istigfar 70 kali,
memperbanyak ucapan :

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil a’liyyil a’dzim

Artinya : “Tiada daya dan kekuatan melainkan dari pertolongan Allah yang Maha Mulya Lagi Maha Agung” beserta membaca shalawat pada Nabi saw”.

ويقول يوم الجمعة سبعين مرة : اللهم أغننى بحلالك عن حرامك واكفنى بفضلك عمن سواك.
ويقول هذا الثناء كل يوم وليلة : أنت الله العزيز الحكيم, أنت الله الملك القدوس, أنت الله الحكيم الكريم, انت الله خالق الخير والشر, أنت الله خالق الجنة والنار, أنت الله عالم الغيب والشهادة, أنت الله عالم السروأخفى, أنت الله الكبير المتعال, أنت الله خالق كل شيئ واليه يعود كل شيئ, أنت الله ديان يوم الدين, لم تزل ولا تزال, أنت الله لا إله إلا أنت الأحد الصمد, لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا أحد, أنت الملك القدوس السلام المؤمن المهيمن العزيز الجبار المتكبرلا إله إلا أنت الخالق البارئ المصور له الأسماء الحسنى يسبح له ما فى السموات والأرض وهو العزيز الحكيم.

Di hari jum’at membaca :
Allaahumma agninii bihalaalika ‘an haroomika wakfinii bifadlika ‘an man siwaaka “Ya Allah cukupkan aku dengan yang halal dari yang haram, cukupilah aku dengan anugrahmu daripada selain Kamu” berulang 70 kali;

Setiap siang dan malam, membaca pujian :
Anta allaahul ‘aziizul hakiim anta allaahul malikul qudduusu anta allaahu haliimul kariimu anta allaahu khoolikul khoiri wa syarri anta allaahu kholikul jannati wan naari ‘aalimul ghoibi was syahaadati ‘aalimus sirri wa akhfaa anta allaahul khabiirul muta’aalu anta allaahu khooliku kulli syai’in wa ilaihi ya’uudu kulli syai’in anta allaahu dayyaanu yaumiddiinni lam tazal wa laa tazalu anta allaahu lailla hailla anta anta allaahul ahadhus shamadu lam yalid wa lam yuulad walam yakul lahu kufuwan ahad anta allaahu laa ilaaha illaa anta arrohmaanur rohiimu anta allaahu laa illaa huwa illaa anta al khalikul barii’ul mushowwiru lahul asmaaa’ul khusnaa yusabbihu lahuu maa fis samaawaati wal ardhi wahuwal ‘aziizul hakiim.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
almunawwar.or.id
piss-ktb.com