Cara Berpikir Positif Dengan Raihan Bisa Mengendalikan Nafsu Negatif

Cara Berpikir Positif Dengan Raihan Bisa Mengendalikan Nafsu Negatif

Almunawwar.or.id – Dalam diri manusia terdapat sebuah mahkota yang begitu sangat berharga jika bisa dipelihara dan bisa dikendalikan, karena kemulyaan seorang manusia itu disamping dari ketaqwaannya adalan ada dua hal yang tidk di niliki oleh makhluq lainnya dan kedua hal yang dimaksud adalah akal dan fikiran.

Adanya pola pikir yang menumbuhkan lahirnya sebuah keinginan untuk berubah ke jalan yang terbaik ataupun sebaliknya itu tidaklah lepas dari adanya dorongan hawa nafsu yang cenderung membuat jiwa dan raga merespon untuk melakukan hal yang di inginkan tersebut.

Nah lahirnya kecenderungan yang datang dari nafsu tersebut seolah tidak bisa di bendung lagi apabila kita semua tidak langsung mengembalikan ke hal yang positif dan sadar bahwa itu adalah datangnya dari nafsu. Lalu bagaimana langkah terbaik untuk bisa mengolah dan mengendalikan hwa nafsu tersebut? Berikut beberapa tips cara mudah mengendalikan hawa nafsu berdasarkan penguraian yang bersumber pada keterangan Alquran dan Alhadits.

1. Meyakini bahwa setiap masalah ataupun kesulitan yang kita hadapi adalah merupakan bentuk ujian yang diberikan oleh AllahSwt kepada setiap hambaNya untuk menentukan siapa yang terbaik amal perbuatannya diantara kita. Sebab pada dasarnya manusia diciptakan adalah untuk diuji. Sebagaimana Allah Swt telah berfirman: “Dialah Allah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Al Mulk: 2).

2. Menyadari bahwa segala hal persoalan atau permasalahan yang diselesaikan dengan sikap emosional tidak akan memberikan hasil yang positif. Justru akan memberikan hasil yang negatif yang sering kali memanjakan diri dengan pemikiran penuh kebencian, kekesalan, ataupun kemarahan.

3. Bersabar terhadap segala kondisi yang sedang dialami. Karena kesabaran akan membuat seseorang dapat berfikir dengan jernih dan mampu mengambil suatu tindakan yang lebih bijak. Setelah kesabaran telah mendamaikan diri dan dapat terkendali sepenuhnya, kita pun bisa memikirkan suatu cara yang bisa memberikan solusi.

4. Mempercerdas emosi yang salah satu caranya adalah dengan menyingkirkan amarah ataupun aura-aura sejenisnya yang pada dasarnya tidak mendukung dan justru menjerumuskan seseorang kepada hal yang salah.

5. Wajah berseri, pancaran wajah sangatlah penting. Pancaran wajah adalah merupakan cerminan yang bisa terlihat sesuai dengan kondisi yang sedang dialaminya. Sungguh sangatlah berbeda pancaran wajah dari orang yang sedang emosi yang terlihat seram (tidak enak dipandang) dibandingkan dengan orang yang sedang bahagia yang terlihat berseri. Oleh karena itu, perlihatkanlah pancaran wajah yang berseri karena hal itu merupakan salah satu amalan yang sangat baik. Sebagaimana Rasulullah Saw pernah bersabda: Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu ia berkata, bahwa Rasulullah Shallallaahu‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya kalian tidak akan cukup memberi manusia dengan harta kalian tetapi kalian akan cukup memberikan kepada mereka dengan wajah yang berseri dan akhlak yang baik.” (Riwayat Abu Ya’la. Hadits shahih menurut Hakim).

6. Mencari solusi terbaik dengan penuh pertimbangan yang maksimal dan nantinya dapat memberikan hasil baik.

Karena secara manusiawi itu adalah bagian terpentinga dalam mengolah diri untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan evaluasi guna bisa meraih hal yang jauh lebih positif dan dipandang mulia oleh Alloh S.W.T yang terlahir dari keberhasilan kita dalam mengendalikan hawa nafsu yang ada.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
piss-ktb.com
almunawwar.or.id