Dedikasi dan Kontribusi Yang dilahirkan Dari Karya-Karya Terbaik KH.Hasyim Asy’ari

Dedikasi dan Kontribusi Yang dilahirkan Dari Karya-Karya Terbaik KH

Almunawwar.or.id – Pengaruh besar yang di timbulkan oleh keluhungan ilmu seseorang nampaknya menjadi sebuah karya terbaik yang bisa di manfaatkan umat sebagai salah satu acuan dalam menyeimbangkan kedudukan sebuah hukum perkara khususnya dari setiap permasalahan yang membahas seputar umat.

Sehingga lahirlah sebuah pemikiran yang berlandaskan pada sumber hukum oleh mereka para ahli agama (Ulama) untuk lebih di mengerti dan di pahami secara dasar dan mendalam tentang hakikatnya sebuah tujuan hukum, baik dari segi fiqh, Aqidah maupun dari kajian-kajian lainnya.

Begitu pula karya-karya terbaik yang di cetuskan oleh seorang Ulama Indonesia bernama Syeikh Hasyim Asy’ari yang di mana beliau merupakan pencetus terhadap lahirnya sebuah organisasi keagamaan yang berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlu Sunnah Wal jama’ah atau yang lebih di kenal dengan sebutan NU (Nahdhotul Ulama).

Peranan beliau tidak hanya sebatas tahap non formal saja, Dimana Pondok Pesantren menjadi tempatnya berkhidmah, mengabdi untuk umat sekaligus menjadi tempat di lahirkannnya para tokoh Ulama, akan tetapi di bidang formal terlebih khusus terhadap peradaban nilai konstitusi berbangsa dan bernegara, beliau memang sangat besar sekali kontribusnya.

Hal ini Sebagaimana yang terlampirkan pada karya-karya terbaiknya yang di susun dengan rapih dan di bukukan menjadi beberapa bagian, setidaknya menurut salah satu sumber itu ada 14 karya terbaik yang di buat oleh seorang Syaikh KH. Hasyim As’ari, dan karya-karya yang yang berhasil didokumentasikan, terutama oleh cucunya, almarhum Isham Hadziq, adalah sebagai berikut:

1. At-Tibyan fi al-Nahy ‘an Muqatha’at al-Arham wa al-Aqarib wa al-Ikhwan
Dimana Kitab ini selesai ditulis pada senin, 20 Syawwal 1260 H, dan diterbitkan oleh maktabah Al-turats Al-Islami tebuireng, Secara umum buku ini berisi pentingnya membangun persaudaraan di tengah perbedaan serta bahaya memutus tali persaudaraan.

2. Muqaddimah al-Qanun al-Asasi li Jam’iyyat Nahdlatul Ulama
Yang di dalamnya berisi pemikiran dasar NU, terdiri dari ayat-ayat Al-Qur’an, Hadits dan pesan-pesan penting yang melandasi berdirinya organisasi muslim terbesar di dunia. Buku ini penting karena di dalamnya berisi fundamen faham keagamaan yang akan dijadikan pijakan utama.

3. Risalah fi Ta’kid al-Akhdzi bi Mazhab al-A’immah al-Arba’ah
Dalam Karya ini berisi tentang pentingnya berpedomanterhadap empat imam madzhab yaitu Imam Syafi’i, Imam Maliki, Imam Hanafi, dan Imam Hanbali.

4. Mawa’idz
Pada karangan ini berisi nasihat bagaimana menyelesaikan masalah yang muncul di tengah umat akibat hilangnya kebersamaan dalam membangun pemberdayaan. Karangan ini pernah disiarkan dalam kongres XI Nahdlatul Ulama pada tahun 1935 yang diselenggarakan di Bandung. Karya ini juga diterjemahkan oleh Prof. Buya Hamka dalam majalah Panji Masyarakat nomomr 5 tanggal 15 Agustus 1959.

5. Arba’ina Haditsan Tata’allaqu bi Mabadi’ Jam’iyyat Nahdlatul Ulama
Di dalam Karya ini berisi 40 Hadits yang mesti dipedomani oleh Nahdlatul Ulama. Hadits-Hadits ini berisi pesan untuk meningkatkan ketakwaan dan kebersamaan dalam hidup, yang harus menjadi fondasi kuat bagi setiap umat dalanm mengarungi kehidupan yang begitu syarat tantangan.

6. Al-Nur al-Mubin fi Mahabbati Sayyid al-Mursalin
Pada Kitab ini berisi seruan agar setiap muslim mencintai Rasulullah SAW dengan cara mengirimkan shalawat setiap saat dan mengikuti segala ajarannya, Selain itu, kitab ini juga berisi biografi Rasulullah SAW dan akhlaknya yang begitu mulia.

7. Al-Tanbihat al-Wajibat liman Yushna’ al-Maulid bi al-Munkarat
Kitab ini berisi tentang hal-hal yang harus diperhatikan saat merayakan Maulid Nabi. Kita ketahui bahwa tradisi merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu tradisi yang khas di kalangan muslim tradisional. Karena itu, agar perayaan berjalan dengan baik, sebagaimana tujuan utama di balik perayaan tersebut, kitab ini dapat dijadikan rujukan. Kitab in selesai ditulis pada tanggal 14 Rabiul Tsani tahun 1355 H yang diterbitkan pertama kali oleh Maktabah Al-Turats Al-Islami, Tebuireng.

8. Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim fi ma Yanhaju Ilaih al-Muta’allim fi Maqamati Ta’limihi
Kitab ini berisi tentang hal-hal yang harus dipedomani oleh seorang pelajar dan pengajar sehingga proses belajar mengajar berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan dalam dunia pendidikan. Buku ini merupakan resume dari kitab Adab al-Muallim karya Syaikh Muhammad bin Sahnun (871 M), Ta’lim al-Muta’allim fi thariqoti At-ta’allum karya Syaikh Burhanudin Al-Zarnuji, dan tadzkirat Al-Syaml wa al-Mutakallimin fi adab al-‘Alim wa al-Muta’allim karya Syaikh Ibnu Jama’ah.

9. Risalah Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah fi Hadits al-Mauta wa Syuruth al-Sa’ah wa Bayani Mafhum al-Sunnah wa al-Bid’ah Kitab ini merupakan kitab penting karena di dalamnya berisi distingsi paradigmatis antara sunnah dan bid’ah. Yang terpenting dalam kitab ini, Kiai Hasyim menjelaskan dengan faham hakikat Ahlusunnah wal Jama’ah. Kitab ini juga menjelaskan tanda-tanda akhir zaman.

10. Ziayat Ta’liqat ala Mandzumah Syaikh Abdullah bin Yasin al-Fasuruani
Dalam Kitab ini berisi perdebatan antara Kiyai Hasyim Asy’ari dan Syaikh Abdullah bin Yasin.

11. Dhaw’il Misbah fi Bayan Ahkam Al-Nikah
Kitab ini berisi tentang hal-hal yang beraitan dengan pernikahan, mulai dari aspek hukum, syarat, rukun, hingga hak-hak dalam pernikahan.

12. Al-Dzurrah al-muntasyirah fi Masail Tis’a Ayarah
Kitab ini berisi 19 masalah tentangkajian wali dan thariqah. Ada 19 masalah yang dikaji dalam buku ini.

13. Al-Risalah fi al-Aqaid
Kitab ini ditulis dalam bahasa jawa, berisi masalah-masalah yang berkaitan dengan tauhid.

14. Al-Risalah fi al-Tasawwuf
Kitab ini juga ditulis dalambahasa Jawa, berisi tentang tasawwuf. Kitab ini dicetak dalam satu buku bersama kitab ar-Risalah fi al-Aqaid.

Itulah beberapa karya terbaik dari seorang Ulama besar yang sangat berdedikasi dan berkontribusi tinggi terhadap nilai persatuan dan kesatuan umat islam khususnya yang ada di Indonesia, Selain itu juga masih ada karyanya yang masih manuskrip serta belum diterbitkan di antaranya :

1. Hasyiyat ala Fath al-Rahman bi Syarhi Risalat al-Wali Ruslan li Syaikh al-Islam Zakariyya al-Anshari
2. Al-Risalat al-Tauhidiyyah
3. Al-Qalaid fi bayan ma Yajib min al-Aqaid
4. Al-Risalat al-Jama’ah
5. Tamyuz al-Haqq min al-Bathil
6. Al-Jasus fi ahkam Al-nusus
7. Manasik Sughra.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
almunawwar.or.id
dakwah.web.id