Fakta Ilmiah Yang Mengagumkan Dari Rahasia Sujud Ketika Melaksanakan Shalat

Fakta Ilmiah Yang Mengagumkan Dari Rahasia Sujud Ketika Melaksanakan Shalat

Almunawwar.or.id – Hakikatnya sebuah perkara yang di ciptakan dan di perintahkan oleh Agama adalah manfaat yang sungguh luar biasa bagi setiap orang yang melaksanakannya, dimana terdapat manfaat dan rahasia yang luar biasa di balik anjuran dan perintahannya tersebut.

Termasuk dari sebuah pengamalan yang selama ini sudah menjadi sebuah kewajiban bagi seoang muslim, yaitu shalat yang dalam pelaksanaannya itu adalah sebuah gerakan anggota tubuh baik dari dalam maupun dari bagian luar tubuh terbentuk dan tertuju pada sebuah aturan tertentu.

Dan di dalam shalat itu terdapat satu gerakan yang di sebut dengan sujud yang secara konsep pelaksanaannya itu melibatkan beberapa organ tubuh yang menjadi anggota sujud itu sendiri dan mestinya di perhatikan ketika sedang melakukannya.

Baik secara tinjuan agama dalam hal ini kajian ilmu fiqh, maupun tinjauan dari ilmiah bahwasannya dalam peragaan sujud itu memiliki hikmah dan rahasia yang sungguh luar biasa bagi tubuh dari segi fisik maupun fisikisnya orang yang bersujud tersebut.

Karena di dalam sujud sendiri itu melibatkan 7 anggota badan yang bertumpu pada bumi yaitu: dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut dan kedua ujung jari kaki. Sebagaimana yang telah di jelaskan dalam kitab kitab Safinatunnajah :

خاتمة) أعضاء السجود سبعة : الجبھة وبطون الكفين والركبتان وبطون الأصابع و الرجلين

1 dahi. 2 telapak tangan, 2 lutut, 2 telapak jari kaki.

فصل) شروط السجود سبعة : أن يسجد على سبعة أعضاء وأن تكون جبھته مكشوفة والتحاملبرأسة وعدم الھوى لغيره وأن لايسجد على شيء يتحرك بحركته وارتفاع أسافلة على أعاليةوالطمأنينة فية

Anggota Sujud
1. Harus dengan 7 anggota badan (sebagaimana keteranganyang di atas)
2. Harus dengan dahi terbuka
3. Kepala harus ditekan (ketika meletakkan di tempat sujud)
4. Tidak boleh ada tujuan lain ketika membungkuk kecualiuntuk sujud
5. Tidak boleh sujud diatas sesuatu yang bergerak bilabergerak ketika untuk sujud
6. Kepalanya harus lebih rendah daripada pantat
7. Harus tuma’ninah.

Hal Yang Harus diperhatikan Ketika Sujud

و يسن كشف الكفين في حق الذكر و غيره و بطون الرجلين في حق الذكر و الامة و اما غيرهما فيجب سترها. و يكره كشف الركبتين للذكر والامة كاشفة السجا ٦٣

Dan disunahkan membuka ke-2 telapak tangan bagi orang laki-laki dan selainya. Dan juga disunahkan membuka telapak ke-2 kaki bagi orang laki-laki dan budak, sedang bagi perempuan tidak, tetapi wajib menutupinya. Dan makruh hukumnya membuka ke-2 lutut (yakni pada bagian lutut yang tidak wajib ditutupi) bagi laki-laki dan budak.

Makna Haqiqi Dari Sujud

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآَيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِهَا خَرُّوا سُجَّدًا وَ سَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَ هُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

Artinya : “Sesungguhnya orang yang benar benar percaya kepada ayat ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong”. (As-Sajdah:15)

عن ابي فراس ربيعة بن كعب الأسلمي خادم رسول الله ص م ومن أهل الصفة قال: كـنت أبيت مع رسول الله فآتيه بوضوئه وحاجته, فقال: سلني ؟, فقلت: أسـألك مرافـقـتـك في الجنة, فقال: أو غـير ذلك؟ , فقلت: هـو ذاك, قال: فأعـني علي نفـسـك بكثرة السجود (رواه مسلم]

Dari Abu Faras Rabi`ah ibn Ka`ab al-Aslamy, pelayan Rasulullah SAW dan ia dari ahli Shaffah berkata: Ketika saya tidur bersama Rasulullah, maka sebelumnya saya melayani wudhu` dan keperluannya, lalu Beliau bersabda: “Silakan minta dari ku?”, maka saya berkata: Saya minta dari mu adalah mendampingimu didalam surga, maka beliau bersabda: “Atau selain itu?”, lalu saya jawab: Itu saja Ya Rasulullah, kemudian Beliau bersabda: “Maka berjanjilah kamu atas diriku untuk banyak sujud”. (HR. Muslim).

Aspek Psikologis Sujud
Sebenarnya yang mengetahui rahasia sujud atau apa rahasia dibalik sujud tentunya hanya Allah dan Rasulullah SAW, namum kita sebagai orang beriman yang dibekali dengan akal dan iman perlu mancari sesuatu dibalik rahasia perintah sujud baik dalam shalat ataupun diluarnya. Maka dalam hal ini, sujud tersebut ditinjau dari sisi psikologi mempunyai rahasia, diantaranya:

1. Menghilangkan egoisme dan kesombombongan
2. Meningkatkan kesabaran dan kepercayaan kepada Allah
3. Menaikkan stasiun rohani dan menghasilkan energi batin yang tinggi di seluruh tubuh
4. Posisi sujud menunjukkan ketundukan dan kerendahan hati yang tertinggi dan ini adalah esensi dari shalat

Aspek Kesehatan Dalam Sujud
Saat sujud peredaran darah lancar membantu pekerjaan jantung dan menghindarkan pengerutan dinding-dinding pembuluh darah (Arteriosclerisis), akan menghasilkan energi panas yang diperlukan proses pencernaan makanan dalam tubuh sebagai zat hidrat arang, zat telor, lemak, vitamin, garam, besi, kapur, fasfor dan zata cair serta lainnya sehingga aliran darah akan semakin lancar untuk membuang zat-zat kotor yang asalnya dari zat makanan tersebut.

Meletakkan jari tangan atau telapak tangan disamping lutut pada saat sujud membuat semua otot akan kontraksi, maka bukan saja otot menjadi besar dan kuat, tapi urat-urat darah sebagai pembulh nadi (Arteria), dan pembuluh darah balik (Venae) serta urat-urat getah bening (Lympha) akan terjepit atau terurut, sehingga peredaran darah dan lympha akan lancar.

Posisi lutut yang membentuk sudut yang tepat memungkinkan otot-otot perut berkembang dan mencegah “kegombyoran” dibagian tengah. Menambah aliran darah ke bagian atas tubuh, terutama kepala (mata, telinga dan hidung) serta paru-paru sehingga dapat memungkinkan toksin-toksin dibersihkan oleh darah. Bagi perempuan yang sedang hamil, sujud dapat mempertahankan posisi benar dari janin dalam rahim.

Sujud dalam shalat tinjauan kesehatan juga dapat mengurangi tekanan darah tinggi dan menambah elastisitas tulang itu sendiri.

Manfaat Sujud Secara Ilmiah
Selain itu juga sujud merupakan sebuah konsep merendahkan diri, memuji Allah dan meminta segala macam permintaan kepada Allah. Ia sekaligus mengikis sifat sombong, riya’, takabur, dan lain-lain.

Bahkan menurut sebuah penelitian yang di lakukan oleh Dr Fidelma O’Leary, Phd Neuroscience dari St Edward’sUniversity menjadi mu’allaf karena mendapati fakta manfaat sujud bagi kesehatan yang cukup mengagumkan.

Dalam kajiannya ditemukan bahwa ada beberapa urat syaraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ternyata baru bisa dimasuki darah ketika manusia bersujud.

Tetapi urat saraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu. Yakni pada waktu-waktu sholat yang telah ditetapkan Islam (shubuh, dzuhur, ‘ashar, maghrib, Isya’).

Jadi, siapa yang tidak sholat maka urat ini tidak menerima darah sehingga otaknya tidak berfungsi secara normal. Salah satu indikasinya adalah timbul macam-macam gejala sosial di masyarakat. Itu sebabnya barangkali Al Quran mengatakan bahwa shalat dapat mencegah perbuatan yang mungkar.

Letak otak di atas jantung. Prof Hembing mengatakan, jantung hanya mampu membekalkan 20% darah ke otak manusia. Maka dibantu dengan sujud yang lebih lama agar menambah kekuatan aliran darah ke otak.

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah bahwa kita dianjurkan agar sujud berlama-lama pada raka’at terakhir.

Selama ini manfaat sujud berlama-lama untuk menolak pening, migren, menyegarkan otak, menajamkan akal pikiran (peka), melegakan sistem pernapasan, membetulkan pundi peranakan yang jatuh, memperbaiki kedudukan bayi sungsang, dll.

Dan yang menakjubkan ternyata bentuk saraf yang ada dalam otak seperti orang yang bersujud. Silahkan diperhatikan dan direnungkan, betapa tuhan telah menunjukkan kekuasaannya dengan tanda-tanda. Dan hanya bisa diketahui oleh orang yang berpikir.

Fadhilah Sujud

عن ابن عباس رضىالله عنه عن النبي صلي الله عليه وسلم قال: أقرب مايكون العبد من ربه وهو ساجد فأكثروا الدعاء فقمن أن يستجاب لكم [رواه أحمد و مسلم و أبوداود و النسائى]

Dari Ibnu Abbas RA dari Nabi SAW bersabda: Kondisi yang paling dekat seorang hamba kepada Tuhannya adalah ketika sujud, maka perbanyaklah doa, hal itu patut untuk dikabulkan bagimu. (HR Ahmad, Muslim, Abu Daud dan al-Nasai)
Disyariatkan sujud untuk dilaksanakan dengan sempurna karena sujud adalah puncak dari ketundukan kepada Allah dimana saat itu seluruh anggota tubuh mengambil bagian untuk melaksanakannya.

Said bin Zubair berkata: “Bahwa tidak ada sesuatu yang paling disukai kecuali kita menghempaskan wajah kita diatas tanah untuk Allah”.

Bersempena dengan itu, bila syaitan melihat manusia sedang melakukan sujud untuk Allah, setan menempatkan dirinya disuatu sudut sambil menangis dan seraya berkata: malangnya diriku ini, disaat aku diperintahkan untuk sujud, aku menentang perintah itu maka bagiku neraka, tapi mereka melakukannya dan bagi mereka balasan surga.

Keistimewaan sujud merupakan inti dari shalat sehingga Rasulullah SAW mengatakan keadaan terdekat antara hamba dengan Allah adalah ketika sujud. Karena sujud sebaik-baik keadaan bagi seorang hamba terhadap Allah, untuk itu memanjatkan doa kepada Ilahi Rabb pada saat sujud adalah doa yang paling dekat untuk dikabulkan.

Hukum Doa Saat Sujud
Dalam mazhab Hanafiah tidak boleh mengucapkan kata-kata kecuali tasbih saja, bagi Malikiah hukum doa baik urusan agama dan dunia ataupun akhirat saat sujud adalah sunat.
Mazhab Hanabilah meletakkan hukum la ba`sa (tidak apa-apa) doa saat sujud. Sedangkan mazhab Syafi`iyah menganggap sunat muakkad untuk doa saat sujud.

Diantara Doa-Doa Ketika Sujud

عن أبي سعيد ان النبي صلي الله عليه وسلم قال: ” يا معاذ, اذا وضعت وجهك ساجدا فقل: اللهم أعني على شكرك و حسن عبادتك “. [رواه مسام]

Dari Abu Said bahwa Nabi SAW bersabda: “Wahai Mu`az, apabila kamu letakkan wajahmu saat sujud bacalah: Ya Allah bantu aku dalam bersyukur kepada-MU dan baik ibadah kepada-MU”.

علي رضي الله عنه قال: أحب الكلام الي الله أن يقول العبد وهو ساجد: رب اني ظلمت نفسى فاغفرلى [رواه مسلم]

Ali RA berkata: “Ucapan yang paling disenangi oleh Allah, yang diucapkan seorang hamba saat ia sujud: Ya Allah, aku menzhalimi diriku maka ampunilah aku”.

عن أبي هريرة أن النبي صلي الله عليه وسلم كان يقول في سجوده: اللهم اغفرلى ذنبى كله, دقه و جله, وأوله و أخره , و علا نيته و سره [رواه مسلم]

Dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW mengucapkan saat sujudnya: Ya Allah, ampuni dosaku semuanya, baik kecil atau besar, awal atau akhirnya, terang-terangan atau sembunyi-sembunyi”.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
piss-ktb.com
gusdurfiles.com
almunawwar.or.id