Kenapa Disebut Dengan Bulan Ramadhan? Berikut Uraian dan Penjelasannya

Kenapa Disebut Dengan Bulan Ramadhan Berikut Uraian dan Penjelasannya

Almunawwar.or.id – Sejatinya dalam memberikan identitas terhadap yang ada pada suatu hal seperti dari di balik nama bulan ramadhan atau yang lebih lumrah di kenal dengan bulan puasa terutama bagi masyarakat indonesia pada khususnya itu adalah adanya makna tertentu yang terkandung dalam istilah tersebut.

Dimana bulan suci ramadhan ini memiliki beberapa rahasia kandungan dan hikmah tersendiri di balik pelaksanannya tersebut, tidak hanya sekedar pengamalannya saja semua hal yang berhubungan dengan ramadhan, akan tetapi setidaknya perlu mengetahui mengapa bulan syiam ini di sebut dengan bulan ramadhan.

Sehingga lebih paripurna lagi apabila dalam melaksanakan semua amalan yang berhubungan dengan ramadhan itu mengetahui rahasia umum di balik sebutan ataupun penamaan bulan puasa di sebut dengan ramadhan, meskipun masalah ini tidak terlalu penting untuk di perdebatkan, akan tetapi setidakny itu mampu membangkitkan semangat juang dalam menjadikan bulan ramadhan sebagai bulan yang penuh dengan pengampunan dan pengharapan.

Selengkapnya berikut ini sekilas di balik penamaan dengan bulan Ramadhan, dimana Anas bin malik bercerita bahwa Rosululloh SAW bersabda,dinamakan romadlon karena membakar dosa dalam arti membakar sekaligus melenyapkan dosa.

حاشية البجيرمي على الخطيب (12/ 43)
وَرَمَضَانَ لِرَمَضِ الذُّنُوبِ فِيهِ ، لِأَنَّهُ يُرْمِضُ الذُّنُوبَ أَيْ يُحْرِقُهَا ، وَقِيلَ : لِأَنَّ الْقُلُوبَ تُؤْخَذُ فِيهِ مِنْ حَرَارَةِ الْمَوْعِظَةِ ، وَقِيلَ : سُمِّيَ رَمَضَانَ ، لِأَنَّهُمْ لَمَّا نَقَلُوا أَسْمَاءَ الشُّهُورِ عَنْ اللُّغَةِ الْقَدِيمَةِ سَمَّوْهَا بِالْأَزْمِنَةِ الَّتِي وَقَعَتْ فِيهَا فَوَافَقَ زَمَنَ الْحَرِّ وَالرَّمَضِ ،

Artinya : “Dinamakan romadlon karena di bulan itu untuk membakar dosa karena pada bulan itu dosa-dosa pada dibakar dikatakan karena hati di bulan itu menerima panasnya mauidzoh, dikatakan bahwa dinamakan romadlon karena masyarakat terdahulu memberi nama pada bulan-bulan dengan bahasa terdahulu,mereka menamakan bulan dengan musim yang bertepatan pada bulan tersebut dan romadlon pas bertepatan dengan musim panas”.

Adapun di perintahkannya bagi setiap umast islam untuk berpuasa di bulan tersebut atau di syariatkannya pelaksanaan puasa di bulan ramadhan bagi umat Nabi Muhammad S.A.W sebagaimana yang tersiratkan pada keterangan yang ada pada dua redaksi kitab berikut ini.

– Kitab Alfiqhu ala madzahibil arba’ah :

هو فرض عين على كل مكلف قادر على الصوم و قد فرض فى عشر من شهر شعبان بعد الهجرة بسنة و نصف

– Kitab Attaqrirot Assyadiidat :

وقت فرضه:فرض فى الثانية من الهجرة فى شهر شعبان

Jadi salah satu rujukan kenapa bulan puasa di namakan atau di sebut dengan bulan ramadhan “Karena romadlon adalah bulan pembakaran dosa, Romadlon artinya panas. Waktu kewajiban puasa adalah pada bulan ramadhan, jadi lazim dalam khalayak ramai bulan ramadhan disebut bulan puasa.

Dan Keumuman yang terjadi pada masyarakat menyebut bukan pada maknanya, tapi ritualitas yang biasa diterapkan di dalamnya. Karena ramadhan identik dengan puasa, maka mereka menamakan bulan puasa. Meski maknanya ramadhan sendiri adalah sangat panas”. Keterangan bisa di lihat dari :

الحاوى الكبير ـ الماوردى (3/ 854)وَقَدْ رَوَى أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ {صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ} قَالَ : إِنَّمَا سُمِّيَ رَمَضَانُ : لِأَنَّهُ يَرْمِضُ الذُّنُوبَ أَيْ : يَحْرِقُهَا وَيَذْهَبُ بِهَا

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
piss-ktb.com
almunawwar.or.id