Lebih Jelas Mengetahui Tentang Ruang Lingkup Masalah Seputar Doa

Lebih Jelas Mengetahui Tentang Ruang Lingkup Masalah Seputar Doa

Almunawwar.or.id – Pada hakikatnya berdoa merupakan salah satu amalan yang selalu senantiasa di lakukan oleh setiap hamba, dan dengan doa pula merupakan sebuah bukti nyata dalam menunjukan nilai kehambaan seorang manusia yang sangat membutuhkan hidayah dan bimbingannya.

Untuk itu selain sudah di perintahkan sebagaimana yang banyak di jelaskan dalam Alquran dengan menggunakan kalimah amar (perintah), pada ruang lingkup doa juga terdapat beberapa hal yang mesti diketahui oleh setiap hambanya seperti dari adab-adab berdoa dan semua hal yang berkaitan khusus dengan doa.

Jelas dengan adanya hal seperti ini menjadi nilai tersendiri bagi seorang hamba ketika akan melaksanakan semua amalan yang sudah di syariatkan melalui sunah-sunah rasululloh S.A.W dengan menjadikan doa sebagai wasilah (perantara) untuk menggapai keridhoan dari Alloh S.W.T, dan berikut penjelasan mengenai ruang lingkup tentang doa.

Adab-adab berdo’a
1. Diawali dan diakhiri dengan Basmalah, Hamdalah, serta Shalawat
2. Diulang 3x
3. Menghadap kiblat seraya menadahkan tangan
4. Memiliki wudhu’

Syarat terkabulnya Do’a
1. Ikhlas karena Allah
2. Tidak terburu-buru
3. Tidak untuk dosa
4. Penuh keyakinan
5. Makan dan minumnya harus dari barang halal
6. Bertaqwa kepada Allah
7. Dengan rendah hati dan suara lembut
8. Sabar dan shalat

Orang-orang yg do’anya terkabul
1. Orang yang teraniaya
2. Orang yang berdo’a untuk saudara dari kejauhan
3. Orang yang sedang berpuasa
4. Orang yang sakit
5. Sampai datang kesembuhan
6. Orang yang terkena cobaan dari Allah
7. Orang yang sedang dalam bepergian bukan untuk maksiat
8. Orang yang sedang melaksanakan ibadah haji
9. Orang yang berperang di jalan Allah
10. Orang lanjut usia yang selalu taat
11. Orang yang membantu orang yang sedang kesulitan
12. Orang yang disantuni kepada yang menyantuni
13. Orang yang senantiasa berdzikir kepada Allah
14. Orang yang banyak berjasa kepada masyarakat
15. Orang yang membiasakan berdo’a di waktu senang
16. Anak terhadap orang tuanya
17. Orang tua terhadap anaknya
18. Pemimpin yang adil dan bijaksana
19. Segolongan orang-orang shaleh

Tempat-tempat Mustajab
1. Ka’bah
2. Pancuran emas ka’bah
3. Pojok Hajar Aswad
4. Hijir Ismail
5. Sumur zam-zam
6. Muzdalifah
7. Shofa
8. Marwah
9. Tugu Ula Mina
10. Tugu Wustho Mina
11. Tugu ‘Aqabah Mina
12. Padang Arafah
13. Masy’aril Haram
14. Masjid Nabawi Madinah
15. Majlis-majlis dzikir

Waktu-waktu Mustajab
1. Antara adzan dan iqomah
2. Sesudah shalat lima waktu
3. Tengah malam yang sunyi
4. Hari jum’at dan malamnya
5. Ketika matahari condong sedikit ke arah barat
6. Hari arafah
7. Pertengahan bulan sya’ban
8. Malam Idul fitri dan Idul adha
9. Bulan ramadhan
10. Ketika perang membela agama islam
11. Ketika khatmul Qur’an
12. Ketika turun hujan
13. Ketika mendung gelap dan angin kencang
14. Pada waktu terharu airmata keluar
15. Ketika bersin
16. Pada waktu membaca QS.Ar-Rahman setelah membaca ayat :
“Kullu man ‘alayhaa faanin”
17. Pada waktu ruku’ dan sujud
18. Pada waktu melihat orang-orang lupa kepada Allah
19. Pada waktu berdzikir bersama-sama

Fungsi Do’a
1. Otaknya ibadah
2. Mendatangkan anugerah dari Allah
3. Senjata orang beriman
4. Tiangnya agama
5. Cahaya langit dan bumi
6. Mendatangkan kesejahteraan hidup
7. Pembuka pintu rahmat
8. Menolak bencana
9. Menyelamatkan diri dari ancaman musuh
10. Memudahkan datangnya rizqi
11. Penentram batin
12. Penyembuh berbagai macam penyakit
13. Pengantar kebahagiaan dunia akhirat
14. Penghubung sesama sahabat di tempat jauh
15. Penghubung antara orang tua dan anak -Penghubung bagi orang-orang yang telah meninggal

Arti kata Do’a yg terdapat dalam Al-Qur’an
1. Ibadat {QS.Yunus:106}

وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ ۖ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ

Artinya : “Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim”.

2. Memohon pertolongan {QS.Al-Baqarah:23}

وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُواْ بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُواْ شُهَدَاءكُم مِّن دُونِ اللّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Artinya : “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang memang benar”.

3. Panggilan {QS.Al-Isra’:52}

يَوْمَ يَدْعُوكُمْ فَتَسْتَجِيبُونَ بِحَمْدِهِ وَتَظُنُّونَ إِنْ لَبِثْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا

Artinya : “yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil memuji-Nya dan kamu mengira, bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali sebentar saja”.

4. Perkataan {QS.Yunus:10}

دَعْوٰهُمْ فِيْهَا سُبْحٰنَكَ اللّٰهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيْهَا سَلٰمٌۚ وَاٰخِرُ دَعْوٰهُمْ اَنِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ؑ

Artinya : “Doa mereka di dalamnya ialah, “Subhaanallahuma” (Mahasuci Engkau, ya Tuhan kami), dan salam penghormatan mereka ialah, “salam” (salam sejahtera). Dan penutup doa mereka ialah, “Alhamdulillahirabil’alamin” (segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam)”.

5. Pujian {QS.Al-Isra’:110}

قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا

Artinya : “Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu”.

6. Permohonan {QS.AL-Mukmin:60}

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
piss-ktb.com
almunawwar.or.id