Macam-Macam Doa Setelah Buka Puasa Berikut Dengan Tata Caranya

Macam-Macam Doa Setelah Buka Puasa Berikut Dengan Tata Caranya

Almunawwar.or.id – Sangat di anjurkan ketika seorang muslim melakukan sebuah amalan itu di sertai atau di awali dengan memanjatkan doa, termasuk semua amalan yang ada di bulan puasa ramadhan salah satunya berdoa ketika akan berbuka puasa.

Di samping itu juga ada tata cara tersendiri dalam melaksanakan berdoa di bulan suci ramadhan ini agar senantiasa sesuai dengan apa yang di perintahkan dan di anjurkan dalam menempatkan doa sesuai dengan keharusannya sebagaimana yang sudah banyak di jelaskan di beberapa dalil dan keterangan.

Meskipun tinjauan dari sisi hukumnya dalam penempatan doa itu tidak ada masalah, akan tetapi lebih terarah lagi apabila dalam membacanya tersebut sesuai dengan penempatan bahkan sesuai dengan apa yang di sunnahkan, Lalu bagaimana tata cara dalam pelaksanaan doa ketika berbuka puasa itu? Berikut penjelasannya.

1. Macam-macam Do’a ketika (setelah) berbuka puasa.
a. Dzahab adh-dhomaa-u wa btallat al-‘uruuqu wa tsabata al-ajru in syaa- Allah
b. Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthortu
c. Alhamdulillahi al-ladzii a’aanani fa shumtu wa rozaqoni fa afthortu
d. Allahumma laka shumna wa ‘alaa rizqika afthorna fa taqobbal minna innaka anta as-samii’u al-‘aliim
e. Allahumma inni as-aluka bi rohmatika al-latiy wa si’at kulla syai-in an taghfiro liy.

Tata cara berdoanya adalah setelah berbuka puasa sebagaimana yang di jelaskan dalam Fathul muin hal 58

ويسن أن يقول عقب الفطر اللهم لك صمت الخ

Artinya : Di sunnatkan bagi orang yang sedang berpuasa ketika berbuka itu mengucapkan Allohumma Laka Shumtu sampai dengan selesai.

Hal ini banyak di kuatkan dengan keterangan dan dalil yang mengarah terhadap keutamaan ketika melaksanakan amalan doa buka puasa tersebut di antaranya :

a. Kitab Ianah juz 2 hal 247 :

قوله عقب الفطر أى عقب ما يحصل به الفطر لا قبله ولا عنده .

Artinya : “Adapun ucapan sesudah berbuka atau yang di maksud dengan hasilnya pahala sesudah berbuka itu tidak sebelum buka dan tidak ketika berbuka.

b. Kitab al adzkar hal 172 :

كان النبى صلى الله عليه وسلم اذا أفطر قال : ذهب الظمأ . . . الخ

Keterangan : “Di situ idza afthoro, berarti : ” apabila telah berbuka Beliau berdoa”. Lafadz afthoro itu fi’il madhi, idza itu dhorf zaman mustaqbal.

Bahkan dalam kitab I’anatuholibiin juz 2 halaman 279 lebih jelas lagi dengan redaksinya sebagai berikut:

ﻭﻳﺴﻦ ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﻋﻘﺐ ﺍﻟﻔﻄﺮ: ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻟﻚ ﺻﻤﺖ، ﻭﻋﻠﻰ ﺭﺯﻗﻚ ﺃﻓﻄﺮﺕ ﻭﻳﺰﻳﺪ – ﻣﻦ ﺃﻓﻄﺮ ﺑﺎﻟﻤﺎﺀ :- ﺫﻫﺐ ﺍﻟﻈﻤﺄ، ﻭﺍﺑﺘﻠﺖ ﺍﻟﻌﺮﻭﻕ، ﻭﺛﺒﺖ ﺍﻻﺟﺮ ﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ.
ﻗﻮﻟﻪ: ﻭﻳﺴﻦ ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﺃﻱ ﺍﻟﻤﻔﻄﺮ. ﻭﻗﻮﻟﻪ: ﻋﻘﺐ ﺍﻟﻔﻄﺮ ﺃﻱ ﻋﻘﺐ ﻣﺎ ﻳﺤﺼﻞ ﺑﻪ ﺍﻟﻔﻄﺮ، ﻻ ﻗﺒﻠﻪ، ﻭﻻ ﻋﻨﺪﻩ

Artinya : ” Di sunnatkan mengucapkan doa setelah berbuka puasa dengan ucapan Allohumma laka shumtu Wa ‘ala rizkika Aftortu dan bisa di tambahkan dengan ucapan man afthor bilmai itu ” Dzahaba dzoma wabtalatil ‘uruq Wa tsabatal ajru Insya Alloh Ta’alaa. Adapun ucapan wayusannu An ya quula yaitu buat orang yang berbuka puasa sedangkan untuk ucapan uqbal fitri itu perkara (pahala) yang bisa meraih pahala berbukanya bukan sebelum dan juga bukan ketika berbuka puasa.

Wal hasil membacakan doa ketika datang waktu buka itu adalah sesudah berbula puasa bukan sebelum dan juga bukan ketika berbuka sesuai dengan keterangan yang sudah di bahas tadi di atas.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
piss-ktb.com
almunawwar.or.id