Makna Huruf Ta Marbutoh Yang Terdapat Pada Kalimah Malaikat

Makna Huruf Ta Marbutoh Yang Terdapat Pada Kalimah Malaikat

Almunawwar.or.id – Di dalam pengetahuan ilmu bahasa arab ataupun literasi arab terdapat hurup-hurup yang memang menjadi salah satu ciri ataupun identitas terhadap yang dijadikan kalimanya tersebut, seperti hurup ta yang menjadi ciri untuk kalimah ataupun lapadz yang mengandung arti perempuan.

Meskipun tidak semua kalimah yang akhirnya memakai huruf taa mabsutoh ataupun taa marbutoh itu di maknai dengan arti perempuan, contohnya seperti Taa marbutoh yang ada pada kalimah Malaikat. Pertanyaannya adalah apakah huruf ta tersebut menjadi ciri malaikat itu perempuan atau bagaimana.

Nah perlu penjelasan secara detail untuk lebih memastikan kedudukan makna hurup ta pada lapad Malaikat yang seolah-olah itu menunjukan ke khasan bagi seorang wanita ataupun dalam bahasa arab di kenal dengan nama Muannas. berikut penjelasannya.

Di ambil dari Kitab Al-Kulliyyaat Fashal At-taa juz I halaman 254 yang menyebutkan bahwa Taa’ yang terdapat pada kata malaaikat ( ملائكة ) berfungsi mentaukidi (mengukuhkan) arti jama’nya (arti banyak) bukan memberi arti sebagai ta’nits (wanita), berikut redaksinya :

التاء : هي تجيء لمعان كلها راجع إلى التأنيث وتاء الجمع… وتكون لتمييز الواحد من الجنس نحو : ( التمرة ) ؛ومن الجمع نحو : ( التخمة ) ولتأكيد الصفة والمبالغة نحو : (علامة ) ولتأكيد الجمع نحو : ( ملائكة )

Artinya : “AT-TAA’ dalam sebuah kata memiliki beberapa arti yang kesemuanya menunjukkan makna ta’nits (arti wanita) atau arti jama’. Taa’ juga berfungsi untuk membedakan arti tunggal dan jinis seperti dalam contoh kata at-Tamrah ( التمرة ), dari kata tunggal dengan jamaknya seperti dalam contoh at-Tukhmah ( التخمة )
Berfungsi untuk mentaukidi (mengukuhkan) dan memubalaghahkan (memberi arti sangat melebihkan) seperti dalam contoh kata ‘allaamat (علامة ), memberi arti mentaukidi kejamakannya seperti dalam kata malaaikat ( ملائكة )

Walhasil hurup Taa yang ada pada kalimah Malaikat itu adalah menguatkan arti jamak (banyak) untuk malaikat itu sendiri, bukan menunjukan arti ta’nis (wanita). Sehingga bisa di tarik kesimpulan Malaikat itu bukan seorang perempuan, bukan pula seorang laki-laki.

Akan tetapi malaikat itu makhluq Alloh S.W.T yang di ciptakan dari cahaya, tidak di berikan hawa nafsu seperti manusia, tidak pula melakukan yang bersifat manusiawi, sebagaimana yang banyak di jelaskan di beberapa keterangan kitab-kitab para Ulama.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
piss-ktb.com
almunawwar.or.id