Makna Syariat Dalam Sisi Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Yang Baik

Makna Syariat Dalam Sisi Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Yang Baik

Almunawwar.or.id – Sebagai umat islam yang memegang teguh ajarannya tentu banyak hal yang harus di ketahui pasti tentang di gelarkannya sebuah hukum yang mengurus semua tatanan hidup dan kehidupan ini sekaligus mengabdikan diri dalam beragama dan bernegara yang baik sesuai dengan koridornya.

Tatatanan kehidupan tersebut merupakan bagian penting dari adanya Syari’at islam yang memang harus di laksanakan dan di amlkan sesuai dengan apa yang sudah di anjurkan, dengan tujuan untuk mengarahkan hidup dan kehidupan umat ini sesuai dengan jalur kaidah islam yang sesungguhnya.

Jangan sampai simpang siur antara sumber hukum dan dasar dari berkehidupan berbagsa dan bernegara yang di terapkan dalam kehidupan yang nyata. Sehingga pantaslah untuk mengetahi arti dari pada syariat islam yang sesungguhnya sesuai dengan yang telah di gelarkannya tersebut.

Sebelum kita mengetahui apa arti syariat tersebut, seyogyanya para ulama telah mendefiniskan secara detail arti penting dalam syariat tersebut sebagaimana yang telah di jelaskan pada kitab Tafsir Al-qurtuby (16/153) dengan redaksi sebagai berikut :

الشَّرِيعَةُ فِي اللُّغَةِ : الْمَذْهَبُ وَالْمِلَّةُ . وَيُقَالُ لِمَشْرَعَةِ الْمَاءِ – وَهِيَ مَوْرِدُ الشَّارِبَةِ – : شَرِيعَةُ . وَمِنْهُ الشَّارِعُ لِأَنَّهُ طَرِيقٌ إِلَى الْمَقْصِدِ . فَالشَّرِيعَةُ : مَا شَرَعَ اللَّهُ لِعِبَادِهِ مِنَ الدِّينِ ، وَالْجَمْعُ : الشَّرَائِعُ . وَالشَّرَائِعُ فِي الدِّينِ : الْمَذَاهِبُ الَّتِي شَرَعَهَا اللَّهُ لِخَلْقِهِ .

As syari’ah dalam segi bahasa artinya adalah madzhab dan aliran, dikatakan bagi tempat aliran air adalah syari’ah. Disebut juga as-syari’ karena merupakan jalan menuju tempat tujuan. Maka as-syari’ah adalah agama yang Allah jalankan untuk hamba-NYa dan as-syari’ah dalam agama adalah madzhab yang Allah jalankan untuk makhluk-Nya.

Ini adalah penafsiran dari pada firman Alloh S.W.T yang terdapat pada QS al-Jatsiyah ayat 18,

ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَى شَرِيعَةٍ مِّنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاء الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya : “”Kemudian Kami jadikan engkau (Muhammad) mengikuti syariat agama. Maka ikutilah ia dan jangan mengikuti keinginan orang-orang yang tidak mengetahui”. (QS al-Jatsiyah ayat 18).

Maka apa yang di lakukan dan di amalkan oleh baginda Rasululloh S.A.W itu adalah merupakan pembuktian dari pada adanya hukun syariat islam tersebut sesuai dengan yang telah menjadi sunnahnya untuk kemudian di jadikan sebagai contoh (uswah) yang baik bagi semua umat manusia dan alam ini.

Alloh S.W.T berfirman dalam surat Al maidah ayat 48

وَلكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّ مِنْهَاجًا

Artinya : “Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, kami berikan syir’ah dan minhaj”. (Q.S. al Maidah ayat 48).

Itu artinya setiap umat manusia telah di turunkan sebuah syariat (ketentuan hukum islam) sesuai dengan jaman dan Nabi nya, baik untuk umat yang terlebih dahulu maupun bagi umat sekarang yakni umat Nabi Muhammad S.A.W. Dalam menjelaskan maksud dan tujuan ayat di atas, maka penerangan dari Kitab Tafsir Al-qurtuby (6/153) :

وَالشِّرْعَةُ وَالشَّرِيعَةُ الطَّرِيقَةُ الظَّاهِرَةُ الَّتِي يُتَوَصَّلُ بِهَا إِلَى النَّجَاةِ ، وَالشَّرِيعَةُ فِي اللُّغَةِ : الطَّرِيقُ الَّذِي يُتَوَصَّلُ مِنْهُ إِلَى الْمَاءِ ، وَالشَّرِيعَةُ مَا شَرَعَ اللَّهُ لِعِبَادِهِ مِنَ الدِّينِ ; وَقَدْ شَرَعَ لَهُمْ يَشْرَعُ شَرْعًا

Artinya : “As-syir’ah dan as-syari’ah adalah jalan terang yang dengannya bisa sampai pada keselamatan. As-syari’ah dalam segi bahasa artinya adalah jalan yang dengannya bisa sampai ke air. Dan as-syari’ah adalah agama yang Allah jalankan untuk hamba-Nya”.

Itulah makna syari’at yang sesungguhnya semoga menjadi salah satu jalan untuk bisa meraih keridhoan yang nyata khususnya ketika di amalkan (di aplikasikan) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
piss-ktb.com
almunawwar.or.id