Maksud Lapadz Qoriib Yang Terdapat Pada Surat Al Baqarah Ayat 186

Maksud Lapadz Qoriib Yang Terdapat Pada Surat Al Baqarah Ayat 186

Almunawwar.or.id – Sangat perlu penjelasan secara ilmiyah dari hal yang bersifat penting dan berpengaruh dalam mengartikan sebuah makna dan tujuan lapadz. Tidak hanya di pandang secara harfiyyah (Kontektual) nya saja akan tetapi perlu pemaknaan yang lebih lanjut berdasarkan kekhususan ilmu yang menjelaskan tentang permasalahan tersebut. Salah satunya maksud dari lapadz “Qorii” yang terdapat pada surat surat Al baqoroh ayat 186.

Secara harfiyah arti dari Qoriib adalah Dekat, Namun dalam hal ini Para Ulama ahli tafsir menjelaskan bahwa maksud dari pada Qoriib di sana adalah dari beberapa aspek. Dan hal seperti ini memang tidak ada salahnya pula jika di lihat dari makna harfiyyah, Karena memang Alloh S.W.T itu dekat terhadap hamba-hambanya. Namun yang di khawatirkan para Ulama adalah jika mengartikan seperti itu nantinya takut orang awam memiliki i’tiqad yang keluar dari Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jama’ah.

Karena sesuatu yang dekat tentunya membutuhkan jarak dan waktu, Sedangkan Alloh S.W.T itu maha suci dari segala hal yang bersifat seperti demikian, Sebagaimana yang di terangkan dalam kitab Tauhid salah satunya Tizan Addaruri bahwasannya Alloh memiliki sifat Mukholafatu lilhawadisi (beda dengan semua yang baru dalam hal ini Mahluq, sedangkan hal yang membutuhkan tempat dan waktu adalah Mahluk.

Dan penafsiran seperti inilah yang di khawatirkan oleh para Ulama, Sehingga untuk mencegah hal tersebut (penyelewangan aqidah) maka di jelaskan sesuai dengan ilmunya (ilmu tafsir), sebagaimana di bawah ini tafsir-tafsir yang menjelaskan secara terang maksud dari ayat tersebut.

Firman Allah dalam QS al-Baqarah ayat 186 :

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

– Tafsir al-Qurtuby (2/287) :

الثانية : قوله تعالى : فإني قريب أي بالإجابة ، وقيل بالعلم ، وقيل : قريب من أوليائي بالإفضال والإنعام .

Permasalahan kedua : firman Allah ” bahwasanya Aku adalah dekat “, maksudnya dekat adalah dekat dengan pengabulan doa, waqila dekat dengan ilmu, waqila dekat dari kekasih-Ku dengan keutamaan dan anugrah .

– Tafsir al-Kabir :

أما قوله تعالى : ( فإني قريب ) ففيه مسائل :
المسألة الأولى : اعلم أنه ليس المراد من هذا القرب بالجهة والمكان ، بل المراد منه القرب بالعلم والحفظ

Adapun firman Allah ” bahwasanya Aku adalah dekat “. Terdapat beberapa permasalahan. Permasalahan pertama : ketahuilah bahwa yang dimaksud ayat ini bukanlah dekat dengan arah dan tempat, tetapi maksudnya adalah dekat dengan ilmu dan penjagaan.

– Tafsir Jalalain :

وإذا سألك عبادي عني فإني قريب منهم بعلمي فأخبرهم بذلك

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat dari mereka dengan ilmu-Ku, maka beritahukanlah kepada mereka hal itu

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
piss-ktb.com
almunawwar.or.id