Mengenang Gus Sholah Seorang Ulama Kharismatik Kuat Sabar Kaya Gagasan Konkret

Mengenang Gus Sholah Seorang Ulama Kharismatik Kuat Sabar Kaya Gagasan Konkret

Almunawwar.or.id – Banyak sudah jasa besar yang di dapatkan dari para ulama di tanah air, termasuk salah satunya adalah jasa besar dari seorang ulama bernama Kh.Sholahudin Wahid atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Sholah.

Beliau merupakan tokoh besar Nahdhotul Ulama yang sangat berkontrisbusi besar terhadap perkembangan organsisasi kemasyarakatan dan keagamaan terbesar tersebut. terutama dalam peran aktif seuah organisasi terhadap kemajuan dan kemandirian bangsa indonesia.

Seorang Ulama kharismatik yang mampu mengedepankan jiwa kemandirian dan jiwa kepimipinan bagi para santrinya, Karena sepeninggal kakak tercintanya yaitu KH.Abdurahman Wahid, Beliau di berikan amanah untuk menenruskan tugas dan cita-cita keluarga tercintanya yaitu menjadi Pengasuh PonPes Tebuireng jombang Jawa Timur.

Bahkan beliau tidak hanya berkecimpung di dunia non formal saja, dari dunia pendidikan formal pun Gus Sholah selalu mencapai prestasi dan penghargaan terbaik, di antaranya beliau merupakan salah satu Ulama NU yang berhasil meraih gelar Honoris Cousa sebagai doktor kehormatan di bidang manajemen Islam dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada tahun 2011 lalu.

Kini kontribusi dan jasa beliau hanya bisa di kenang dan tentunya di teruskan oleh re generasi NU pada khususnya setelah pada hari Minggu 02 Februari 2020 pukul 20:59 WIB beliau di panggil oleh sang maha kuasa di salah satu rumah sakit di jakarta. Berikut kutipan kata-kata dari tokoh NU mengenai sosok seorang GUs Sholah.

KH.Said Aqil Siradj (ketua Umum PBNU)
Gus Sholah sosok yang sangat memperhatikan pendidikan di Pesantren. Terbukti dengan langkah-langkah yang dilakukan berupaya supaya santri, selain menguasai ilmu Agama juga memahami teknologi terkini. “Beliau orang yang sangat peduli terhadap pendidikan pesantren,” tuturnya.

“Gus Sholah pribadi yang sangat sederhana. Enggak glamor, enggak mewah, sangat sederhana,”

Menurut Kiai Said, kemajuan Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur tidak bisa dilepaskan dari Gus Sholah. Dalam hidupnya, Gus Sholah memiliki perhatian bagaimana mengembangkan pesantren yang didirikan oleh Kakeknya, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari itu.

KH Salmanudin Yazid (Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang)
Dirinya termasuk salah satu orang yang beruntung lantaran seringkali bertatap muka dengan almarhum Gus Sholah di masa hidupnya. Ia mengaku pertemuan dengan tokoh NU itu atas permintaan Gus Sholah.

Gus Sholah adalah kiai yang memiliki banyak gagasan progresif untuk kemajuan bangsa dan dunia pesantren. Semua gagasan itu tidak sekadar berhenti pada taraf wacana, namun cukup konkret.

H A Helmy Faishal Zaini (Sekjen PBNU)
Menyatakan bahwa almarhum merupakan sosok yang gigih dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan. “Beliau adalah sosok yang memiliki kegigihan dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan juga menjadi perekat nilai-nilai kebangsaan

Gagasan-gagasan kebangsaan Gus Sholah senantiasa menjadi salah satu rujukan penting bagi masyarakat Indonesia untuk tetap bersemangat dalam menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara yang bineka.

Sumber:
www.nu.or.id
almunawwar.or.id