Nusa Tenggara Barat Menjadi Tuan Rumah Kongres IPNU XX dan IPPNU XIX

Nusa Tenggara Barat Menjadi Tuan Rumah Kongres IPNU XX dan IPPNU XIX

Almunawwar.or.id – Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Putri NU atau yang lebih dikenal dengan singkatan IPNU dan IPPNU ini merupakan gerbang utama bagi masyarakat luas khususnya mereka yang masih mengenyam masa pendidikan baik formal dan non formal dalam mengetahui organisasi NU (Nahdlatul Ulama). Pada umumnya orang tidak akan mengenal NU jika tidak mengetahui dasr dari pendidikan NU itu sendiri, dan hadirnya dua badan otonom IPNU dan IPPNU menjadi cikal bakal generasi muda untuk mengetahui NU lebih dalam lagi.

Awamnya banyak orang tidak akan mengenal apa itu Nahdlatul Ulama akan sulit menjadi penerus NU karena akan sulit menggerakan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, Dalam dua badan otonom tersebut di terapkan masa bakti atau masa kesetiaan anggota yang langsung di perkenalkan secara detail apa itu NU, Ahlu sunnah waljama’ah termasuk dalam soal mengatur masalah organisasi sesuai dengan ADRT yang bermuara pada sistem pola kepemimpinan dan kepengurusan.

Terutama hadirnya IPNU dan IPPNU ini cita-cita besar pendirinya yaitu mempertahankan aqidah ahlu Sunnah Wal Jama’ah bisa berkesinambungan dari generai ke generasi. Juga dalam urusan cinta tanah air yang merupakan sebagian dari pada iman untuk tetap menjaga keutuhan, kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan di dasari oleh pemahaman agama dan tata negara yang kuat sebagai cikal bakal di masa depan nanti khususnya bagi generasi muda Indonesia.

Lewat organisasi IPNU dan IPPNU ini juga seseorang di latih bagaimana cara menjadi anggota yang taat, menjadi pemimpin yang adil jadi public figur yang bersahaja dapat menjalankan roda kepemimpinannya. Karena percayalah ketika seorang berproses dari dasar, maka ia akan bisa memimpin organisasi yang baik, dan bisa menggerakkan jamaah. Maka pelajar NU hari ini harus mempersiapkan diri untuk mengisi NU di masa yang akan datang.

IPNU dan IPPNU itu di lahirkan pada tanggal 24 Februari 1954 bertepatan dengan 20 Jumadil Akhir 1373 H pada perhelatan Konferensi Besar (Konbes) LP Ma’arif NU di Semarang yang langsung pada kongres pertama tersebut di buka oleh Bapak Presiden RI pertama Ir. H. Soekarno. dan terhitung sampai pada tahun 2012 lalu, organisasi ini telah menyelenggarakan kongres sebanyak 17 kali. Dan sekarang sudah memasuki tahun 2022 rencananya kongres akan segera di selenggarakan lagi.

Dan berdasarkan rapat pleno para pengurus IPNU dan IPPNU pusat penyelenggaraan kongres IPNU ke XX dan IPPNU ke XIX tahun ini akan di langsung di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 23 – 26 juni 2022 mendatang. Hal ini berdasarkan penetapan pada sidang pleno beberapa waktu lalu yang tertuang pada surat keputusan PP IPNU Nomor 693/PP/SK/XIX/7354/I/22 dan Surat Keputusan PP IPPNU Nomor 044/PP/SK/7455/XVIII/I/2022.

“Semua unsur itu memenuhi unsur untuk diputuskan sebagai tuan rumah kongres,” ujar Ketua Komisi Penyelenggara Kongres Khairil Anwar Simatupang menyampaikan bahwa pemilihan NTB sebagai tempat kongres mendatang didasari pada kemauan Pimpinan Wilayah IPNU IPPNU setempat dengan didukung kesiapan berbagai hal. Mulai dari dukungan PWNU, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, hingga soal infrastruktur dan sumberdaya manusia.

Sebelumnya, pihaknya telah mengirimkan surat kesediaan ke seluruh PW IPPNU untuk menjadi tuan rumah kongres XIX IPPNU. Setelah itu, TPPK melakukan seleksi terhadap calon tuan rumah. “Kami telah melakukan beberapa tahap seleksi calon tuan Rumah kongres mulai dari surat kesediaan, pemaparan, survei ke lokasi, silaturahim ke pemerintah dan keluarga besar NU di daerah tersebut,” ujarnya. Senada dengan Simatupang, Ketua Tim Persiapan Penyelenggaraan Kongres (TPPK) Nanik Maulidah juga mengonfirmasi informasi tersebut.

Kalender pendidikan formal yang sudah diliburkan sehingga menjadi sangat leluasa bagi segenap pelajar NU yang hendak mengikuti kongres. “Kalender pendidikan setelah selesai ujian sekolah jadi teman-teman bisa lebih santai dan gembira dalam melaksanakan kongres. Karena kita adalah pelajar dan santri,” ujar Wakil Bendahara PP IPPNU itu. Sementara itu, Kongres XX IPNU dan Kongres XIX IPPNU di NTB ini akan dilaksanakan pada 23-26 Juni 2022 mendatang. Pilihan tanggal tersebut tentu didasarkan berbagai pertimbangan rasional.

“Analisa situasi dan melihat neraca kasus covid yang kita pantau sampai saat ini juga menjadi perhatian kita dalam memutuskan waktu penyelenggaraan kongres ini,” ujar Simatupang yang juga salah satu Ketua PP IPNU itu. Di samping itu, kasus Covid-19 yang diperkirakan akan melandai di pertengahan tahun mendatang itu juga menjadi bahan pertimbangan tersendiri.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
nu.or.id
almunawwar.or.id