Pengertian Dari Perbedaan Antara Syariat Thariqah Haqiqah Dan Ma’rifah

Pengertian Dari Perbedaan Antara Syariat Thariqah Haqiqah Dan Ma'rifah

Almunawwar.or.id – Dalam ajaran islam sering kita jumpai istilah-istilah tata cara ibadah baik dhahir maupun batihn yang semuanya itu ada tahapan dan ilmunya, atau yang lebih dikenal dengan nama Syariat, thoriqah, haqiqah dan juga Ma’rifah.

Keempat istilah tersebut meskipun sering kita dengar namun pengertian, maksud dan tujuannya masih banyak orang yang rancu ataupun tidak paham secara menyeluruh yang dimaksud dengan keempat hal tidak. Sehingga penting kiranya untuk lebih memahami pengertian dari perbedaannya masing-masing.

Karena tata cara ibadah kita dalam sehari-hari kepada Alloh S.W.T itu tidak lepas dari yang namanya keempat perkara tadi. Apalagi jauh lebih memahami dan mengerti arti daripada istilah tersebut itu baik lagi ketimbang hanya mengetahui secara dasarnya saja. Berikut penjelasan dari pengertiannya.

1. Syariat
Adalah hukum Islam yaitu Al qur’an dan sunnah Nabawiyah / Al Hadist yang merupakan sumber acuan utama dalam semua produk hukum dalam Islam, yang selanjutnya menjadi Madzhab-madzhab ilmu Fiqih, Aqidah dan berbagai disiplin ilmu dalam Islam yang dikembangkan oleh para ulama dengan memperhatikan atsar para shahabat ijma’ dan kiyas.

Dalam hasanah ilmu keislaman terdapat 62 madzhab fiqh yang dinyatakanmu’tabar (Shahih dan bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya) oleh para ulama. Sedangkan dalam hasanah ilmu Tuhid (keimanan), juga dikenal dengan ilmu kalam. Akhirnya ummat Islam terpecah menjadi 73 golongan / firqah dalam konsep keyakinan.

Perbedaan ini terdiri dari perbedaan tentang konsep konsep, baik menyangkut keyakinan tentang Allah SWT, para malaikat, kitab kitab Allah, para Nabi dan Rasul, Hari Qiamat dan Taqdir.

2. Thariqah
Adalah jalan / cara / metode implementasi syariat. Yaitu cara / metode yang ditempuh oleh seseorang dalam menjalankan Syariat Islam, sebagai upaya pendekatannya kepada Allah Swt. Jadi orang yang berthariqah adalah orang yang melaksanakan hukum Syariat, lebih jelasnya Syariah itu hukum dan Thariqah itu prakteknya / pelaksanaan dari hukum itu sendiri.

Thariqah ada 2(dua) macam :
a. Thariqah ‘Aam adalah melaksanakan hukum Islam sebagaimana masyarakat pada umumnya, yaitu melaksanakan semua perintah, menjauhi semua larangan agama Islam dan anjuran anjuran sunnah serta berbagai ketentuan hukum lainnya sebatas pengetahuan dan kemampuannya tanpa ada bimbingan khusus dari guru / mursyid / muqaddam.

b. Thariqah Khas Yaitu melaksanakan hukum Syariat Islam melalui bimbingan lahir dan batin dari seorang guru / Syeikh / Mursyid / Muqaddam. Bimbingan lahir dengan menjelaskan secara intensif tentang hukum-hukum Islam dan cara pelaksanaan yang benar.

Sedangkan bimbingan batin adalah tarbiyah rohani dari sang guru / Syeikh / Mursyid / Muqaddam dengan izin bai’at khusus yang sanadnya sambung sampai pada Baginda Nabi, Rasulullah Saw. Thariqah Khas ini lebih dikenal dengan nama Thariqah as Sufiyah / Thariqah al Auliya’.Thariqah Sufiyah yang mempunyai izin dan sanad langsung dan sampai pada Rasulullah itu berjumlah 360 Thariqah.

Berikut nama-nama thariqah yang masuk ke Indonesia dan telah diteliti oleh para Ulama NU yang tergabung dalam Jam’iyyah Ahluth Thariqah Al Mu’tabarah Al Nahdliyah dan dinyatakan Mu’ tabar (benar – sanadnya sambung sampai pada Baginda Rasulullah SAW), antara lain :

1. Thariqah Umariyah
2. Thariqah Naqsyabandiyah
3. Thariqah Qadiriyah
4. Thariqah Syadziliyah
5. Thariqah Rifaiyah
6. Thariqah Ahmadiyah
7. Thariqah Dasuqiyah
8. Thariqah Akbariyah
9. Thariqah Maulawiyah
10. Thariqah Kubrawiyyah
11. Thariqah Sahrowardiyah
12. Thariqah Khalwatiyah
13. Thariqah Jalwatiyah
14. Thariqah Bakdasiyah
15. Thariqah Ghazaliyah
16. Thariqah Rumiyah
17. Thariqah Sa’diyah
18. Thariqah Jusfiyyah
19. Thariqah Sa’baniyyah
20. Thariqah Kalsaniyyah
21. Thariqah Hamzaniyyah
22. Thariqah Bairumiyah
23. Thariqah Usysyaqiyyah
24. Thariqah Bakriyah
25. Thariqah Idrusiyah
26. Thariqah Utsmaniyah
27. Thariqah ‘Alawiyah
28. Thariqah Abbasiyah
29. Thariqah Zainiyah
30. Thariqah Isawiyah
31. Thariqah Buhuriyyah
32. Thariqah Haddadiyah
33. Thariqah Ghaibiyyah
34. Thariqah Khodiriyah
35. Thariqah Syathariyah
36. Thariqah Bayumiyyah
37. Thariqah Malamiyyah
38. Thariqah Uwaisiyyah
39. Thariqah Idrisiyah
40. Thariqah Akabirul Auliya’
41. Thariqah Subbuliyyah
42. Thariqah Matbuliyyah
43. Thariqah Tijaniyah
44. Thariqah Sammaniyah.

3. Haqiqah
Yaitu sampainya seseorang yang mendekatkan diri kepada Allah Swt. di depan pintu gerbang kota tujuan, yaitu tersingkapnya hijab-hijab pada pandangan hati seorang salik (hamba yang mengadakan pengembaraan batin) sehigga dia mengerti dan menyadari sepenuhnya Hakekat dirinya selaku seorang hamba didepan TuhanNya selaku Al Kholiq Swt.

Bertolak dari kesadaran inilah, ibadah seorang hamba pada lefel ini menjadi berbeda dengan ibadah orang kebanyakan. Kebanyakan manusia beribadah bukan karena Allah SWT, tapi justru karena adanya target target hajat duniawi yang ingin mereka dapatkan, ada juga yang lebih baik sedikit niatnya, yaitu mereka yang mempunyai target hajat hajat ukhrawi (pahala akhirat) dengan kesenangan surgawi yang kekal.

4. Ma’rifah
Adalah tujuan akhir seorang hamba yang mendekatkan diri kepada Allah Swt. (salik) Yaitu masuknya seorang salik kedalam istana suci kerajaan Allah Swt. ( wusul ilallah Swt). sehingga dia benar benar mengetahui dengan pengetahuan langsung dari Allah SWT. baik tentang Tuhannya dengan segala keagungan Asma’Nya, Sifat sifat, Af’al serta DzatNya.

Juga segala rahasia penciptaan mahluk diseantero jagad raya ini. Para ‘Arifiin ini tujuan dan cita cita ibadahnya jauh lebih tinggi lagi, Mereka bukan hanya ingin Allah SWT dengan Ampunan dan keridhaanNYa, tapi lebih jauh mereka menginginkan kedudukan yang terdekat dengan Al Khaliq, yaitu sebagai hamba hamba yang cinta dan dicintai oleh Allah SWT.

Itulah sekilas tentang pengertian secara mendasar mengenai keempat bagian penting dalam agama ini, semoga menjadi washilah untuk lebih bisa mengamalkannya dalam jiwa kita semua. Amiiin.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
piss-ktb.com
almunawwar.or.id