Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia “Makna Di Balik Moto Harlah Santri 2019”

Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia Makna Di Balik Moto Harlah Santri 2019

Almunawwar.or.id – Sebagai generasi anak muda masa depan bangsa kehadiran para pelajar terlebih khusus dari Santri sebagai garda dan tameng cita-cita leluhur para pendiri bangsa tentunya sangat signifikan sekali terhadap filterisasi perubahan yang terjadi pada setiap kehidupan di era milenial digital ini.

Semangat sebagai pejuanag sekaligus peneurs dari cita-cita tersebut tentunya harus di realisasikan sesuai dengan tuntutan relasi saat ini, Dimana santri tidak hanya di tuntut untuk bisa mengabdi pada seorang kiai akan tetapi juga harus peka terhadap situasi dan kondisi saat ini.

Santri bukan hanya seorang pelajar yang menuntut ilmu di sebuah pondok pesantren saja, justru seorang santri harus memiliki cita-cita dna dedikasi tinggi guna bisa memahami arti dari pada dampak perubahan yang terjadi saat ini terutama dari drastisnya moral anak muda.

Dari seorang santri juga di harapkan cita-cita para leluhur bangsa bisa terwujudkan pada semua asepk kehidupan, baik yang bersifat individualitas maupun dari kemanfaatan dan kemaslahatan kehadiran seorang santri di tengah-tengah masyarakat luas.

Hal inilah setidaknya bisa di lakukan dan terlihat pada peringatan hari santri nasional tahun 2019 ini dengan membawa tema “Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia” Moto dari pada peringatan haris antri tahun ini tentu memiliki makna yang begitu besar terhadap kehadiran seorang santri di bumi pertiwi ini.

Memasuki tahun ke empat dari hari santri saat ini sudah begitu banyak pesan dan keinginan masyarakat luas yang sangat mengharapkan santri mampu menjadi pelopor sekaligus penerus dari pada para pendiri bangsa ini, dan setidaknya harpan tersebut bisa di realisasikan lewat momen-momen terbaik hari santri nasional 2019.

Sebagaimana yang terkutip pada sambutan Kementrian Agama Republik Indonesia di saat mengeluarkan sekaligus menetapkan agenda peringatan hari santri tahun 2019 ini.

Dimana Penetapan hari santri wujud manifestasi bahwa negara memberikan pengakuan atas sumbangsih dan kontribusinya terhadap kemajuan bangsa ini, Dan Hari Santri diperingati sebagai bentuk pengakuan pemerintah terhadap jasa besar para santri yang telah membawa negeri ini menjadi merdeka seutuhnya.

Begitupun senada dengan sambutan dan harapan yang di kemukakan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menginstruksikan kepada seluruh warga NU (Nahdliyin) agar turut serta dalam memeriahkan Hari Santri 2019 yang akan diperingati pada 22 Oktober besok dengan penuh kekhidmatan, tertib, dan mengedepankan akhlakul karimah.

Beliau juga menginstruksikan kepada seluruh warga NU, mulai dari pusat, wilayah, cabang, dan MWC, sampai ke ranting, serta seluruh badan otonom dan lembaga NU, agar semuanya meramaikan memeriahkan, mensyiarkan Hari Santri Nasional yang keempat.

Yang saya harapkan peringatan berlangsung dengan khidmat, khusyuk, dan dihayati dengan puji-pujian kepada Allah, bersyukur kepada Tuhan atas anugerah yang diberikan kepada kita semua.

Semoga apa yang sudah di cita-citakan oleh para pendiri juga dari para petinggi bangsa ini semua hal yang berhubungan dengan dunia ke pesantrenan khususnya kontribusi dari kehadiran seorang santri di negeri tercinta ini lebih memberikan kemanfaatan dan kemashlahatan bagi masyarakat banyak.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoag Bermanfaat.

Sumber :
almunawwar.or.id
nu.or.id