Tata Cara dan Doa Saat Bayi Baru Lahir dan Ketika Menjenguknya Menurut Agama

Tata Cara dan Doa Saat Bayi Baru Lahir dan Ketika Menjenguknya Menurut Agama

Almunawwar.or.id – Anak adalah sebuah anugerah dan ni’mat yang sungguh luar biasa yang Alloh S.W.T berikan kepada kita semua, Anak juga merupakan sebuah harta yang senantiasa di jaga dan di pelihara untuk tetap berada dalam kesehatan

Memiliki dan di karunia seorang anak sangat di dambakan bagi setiap orang tua, terlebih dengan lahirnya anak pula maka secara keturunan merupakan cikal dan bakal penerus semua yang ada dalam management diri kita, seperti perusahaan dan yang lainnya.

Anugerah dengan lahirnya seorang anak merupakan titipan yang seyogyanya harus tetap terjaga akan kesucian anak tersebut, tentunya dalam hal ini persiapan yang luar biasa bagi orang tua dalam membentuk karakteristik anaktersebut demi mencapai masa depannya yang cerah.

Bentuk kasih sayang orang tua terhadap seorang anak semenjak di lahirkan sampai dewasa nanti adalah dengan di berikannya asupan didikan yang mencerminkan sikap anak sholih ataupun sholihah sesuai dengan tuntunan agama.

Untuk itu ada beberapa hal yang mesti di ketahui baik bagi sang orang tua nya itu sendiri maupun bagi kita semua ketika mendapatkan bahwa seorang anak akan lahir ataupun ketika mengunjungi dan menjenguk anak yang baru lahir. tentunya baitan doa menjadi bagian dari hal tersebut.

Rangkaian dzikir dan doa tersebut telah dirangkum oleh Sayyid Muhammad bin ‘Ali al-Tarimi dalam al-Wasail al-Syafi’ah fi al-Adzkar al-Nafi’ah wa al-Aurad al-Jami’ah (Beirut: Dar al-Ihya al-‘Ilm, 2000), hal. 269, sebagai berikut:
1. Membaca adzan pada telinga bayi sebelah kanan
2. Membaca iqamah pada telinga bayi sebelah kiri
3. Membaca doa berikut pada telinga bayi sebelah kanan:

اللهم اجْعَلْهُ بَارًّا تَقِيًّا رَشِيْدًا وَأَنْبِتْهُ فِي الْإِسْلَامِ نَبَاتًا حَسَنًا

Allâhummaj’alhu bârran taqiyyan rasyîdan wa-anbit-hu fil islâmi nabâtan hasanan “Ya Allah, jadikanlah ia (bayi) orang yang baik, bertakwa, dan cerdas. Tumbuhkanlah ia dalam islam dengan pertumbuhan yang baik.”

4. Membaca surat al-Ikhlâsh pada telinga bayi sebelah kanan
5. Membaca surat al-Qadr pada telinga bayi sebelah kanan
6. Membaca ayat Q.S. Ali Imran (3: 36) pada telinga bayi sebelah kanan

وَإِنّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Wa innî u’îdzu bika wadzurriyyatahâ minasysyaithânir rajîm “Aku memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari pada setan yang terkutuk.”

7. Membaca doa berikut pada telinga bayi sebelah kanan:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَآمَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَآمَّةٍ

A’ûdzu bikalimatiLlâhi at-tâmmati min kulli syaithânin wa hâmmatin wamin kulli ‘ainin lâmmatin “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah dari segala setan, kesusahan, dan pandangan yang jahat.”

Bacalah Doa Ini Saat Menjenguk Bayi yang Baru Lahir

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ وَبَلَغَ أَشُدَّهُ وَرُزِقْتَ بِرَّهُ

Bârakallâhu laka fil mauhûbi laka wasyakarta al-wâhiba wa balagha asyuddahu wa ruziqta birrahu “Keberkahan bagimu atas apa yang telah dianugerahkan padamu. Kau bersyukur pada Sang Pemberi, telah sampai pada kesenangan dari-Nya, dan (semoga) diberikan rizki atas kebaikan-Nya”

Sementara itu, pihak yang dijenguk dianjurkan membaca doa berikut ini:

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَزَاكَ اللهُ خَيْرًا وَرَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ أَوْ أَجْزَلَ اللهُ ثَوَابَكَ

Bârakallâhu laka wa bâraka ‘alaika wa jazâkallâhu khairan wa razaqakallâhu mitslahu au ajzalallâhu tsawâbaka “Semoga engkau diberkahi Allah, semoga keberkahan Allah tercurah atas dirimu, semoga Allah membalas kebaikan bagimu, semoga Allah memberikan rizqi yang sama padamu atau Allah menyegerakan pahala bagimu”.

Demikianlah rangkaian tata cara dan doa ketika menjenguk seorang bayi yang baru lahir, semoga lekas kelak anak tersebut di jadikan anak yang berbakti kepada kedua orang tua dan kepada Rasul serta Alloh S.W.T amiiin.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
nu.or.id
almunawwar.or.id