“The Great Story of Muhammad” Pandangan Dunia Barat Tentang Nabi S.A.W

The Great Story of Muhammad Pandangan Dunia Barat Tentang Nabi S.A

Almunawwar.or.id – Kemulyaan ahlaq dari Baginda Rasululallah S.A.W tidak hanya bisa di rasakan untuk orang muslim saja, akan tetapi kesempurnaan dari aspek perangai dan cara berdakwah yang di miliki oleh Baginda nabi itu mampu membuat dunia barat (non muslim) menerima dan mengakuinya.

Hal ini memang tidak lepas dari cara Baginda Nabi dalam mengajak dan menyebarkan agama rahmatan lil’alamin yang tidak hanya untuk kalangan umat islam saja, namun dengan keteladan, kesabaran dan semua kesempurnaan yang di punyaiNYA tersebut menjadi salah satu pengakuan dari kalangan luar muslim dunia.

Bahkan tidak hanya berlaku pada dan saat semasa baginda Nabi S.A.W masih hidup. seiring dengan penginggalan perjuanganya tersebut yang secara estafet mampu di lanjutkan oleh para pewarisnya yaitu para Ulama, kharisma dan kewibaannya mampu merubah sisi kehidupan umat manusia.

Dan setidaknya pengakuan tersebut di tuturkan oleh para ahli dalam bidang ilmu pengetahun di abad 20 lalu, adalah seorang Ilmuan terbesar abad 20, Albert Einstein pun mengakui kehebatan Rasulullah. Menurut penemu teori relativitas tersebut, Rasulullah memiliki pengaruh besar mencegah maksud jahat Yahudi kepada Islam.

“Saya yakin bahwa dengan pemikiran dan mentalitas yang tercerahkan, Muhammad (Saw) mampu menjauhkan orang-orang Yahudi yang bermaksud menjatuhkan Islam, yang sehingga saat ini masih merupakan kekuatan besar yang memusuhi Islam,” kata Einstein seperti dikutip dalam buku ‘The Great Story of Muhammad’.

Dalam pandangannya ini tentu terdapat keistimewaan tertentu yang di miliki oleh baginda Nabi S.A.W yang tertancapkan dalam sendi-sendi kehidupannya yang merupakan salah satu dari banyaknya kesunahan yang bisa di jadikan suri tauladan terbaik bagi umatnya.

Serta tentunya pula bagi umat islam sendiri ini merupakan salah satu contoh terbaik dalam menjadikan sosok seorang Nabi panutan umat dalam menunjukan eksistensi islam, khususnya dari dan dalam hegemoni muslim di dunia barat yang cenderung anti dan fanatik.

Namun, tidak semuanya para bangsawan dan tokoh dunia barat menapikan, benci dan alergi terhadap dunia islam khususnya dari kepemimpinan Baginda Nabi S.A.W. akan tetapi ada juga yang sangat mengaguminya, hal ini sebagaimana tertulis dalam karangan buku-buku yang di karangnya, di antaranya :

1. Dr. Zuwaimer, seorang orientalis Kanada
Di dalam bukunya “Timur dan Tradisinya” mengatakan; “Tidak diragukan lagi bahwa Muhammad adalah termasuk pemimpin agama terbesar. Bisa juga dikatakan bahwa dia adalah seorang reformis, mumpuni, fasih, pemberani dan pemikir yang agung. Tidak boleh kita menyebutnya dengan apa yang bertentangan dengan sifat-sifat ini. Al-Qur’an yang datang bersama Muhmmad dan sejarahnya menjadi saksi atas kebenaran klaim ini”

2. Bretly Hiler, seorang Orientalis Jerman
Di dalam bukunya “Orang-Orang Timur dan Keyakinan-keyakinan mereka” mengatakan; “Muhammad adalah seorang kepala negara dan punya perhatian besar pada kehidupan rakyat dan kebebasannya. Dia menghukum orang-orang yang melakukan pidana sesuai dengan kondisi zamannya dan sesuai dengan situasi kelompok-kelompok buas di mana Nabi hidup di antara mereka. Nabi ini adalah seorang penyeru kepada agama Tuhan Yang Esa. Di dalam dakwahnya, dia menggunakan cara yang lembut dan santun meskipun dengan musuh-musuhnya. Pada kepribadiaannya ada dua sifat yang paling utama dimiliki oleh jiwa manusia. Keduanya adalah keadilan dan kasih sayang”

3. Bernardesho, seorang pemikir Inggris
Di dalam bukunya “Muhammad” mengatakan; “Dunia ini sangat membutuhkan pemikiran Muhammad. Nabi inilah yang meletakan agamanya senantiasa dalam posisi terhormat dan tinggi, agama yang paling kuat di dalam mencerna seluruh peradaban dan kekal sepanjang masa. Saya melihat banyak dari anak keturunan bangsaku yang masuk agama ini dengan bukti nyata.

Agama ini akan mendapatkan kesempatan yang luas di benua ini – maksudnya adalah Eropa. Bahwa para tokoh agama pada abad pertengahan, akibat dari kebodohan dan fanatisme, telah menggambarkan agama Muhammad dengan gambaran yang gelap. Mereka menyebut agama Muhammad sebagai musuh bagi Kristen.

Namun setelah saya mengkaji tentang orang ini (Muhammad), saya menemukan kekaguman yang luar biasa. Saya sampai pada kesimpulan bahwa dia bukan musuh bagi Kristen. Namun sebaliknya harus disebut penyelamat manusia. Dalam pandangan saya, sekiranya dia memegang kendali dunia pada hari ini pastilah dia bisa menyelesaikan masalah kita yang dapat menjamin perdamaian dan kebahagiaan yang menjadi harapan manusia”

4. Snersten Elasogi, Professor bahasa Aramaic
Di dalam bukunya “Sejarah Hidup Muhammad” mengatakan; “Sungguh kita tidak netral pada Muhammad kalau kita mengingkari apa yang ada pada dirinya, berupa sifat-sifat yang agung dan keistimewaan-keistimewaannya. Muhammad telah terjun di dalam perang kehidupan yang benar menghadapi kebodohan dan kesemrawutan, tetap teguh pada prinsipnya.

Dia terus memerangi tindakan yang melampaui batas sampai berakhir pada kemenangan yang nyata. Sehingga syariatnya menjadi syariat yang paling sempurna, dia di atas para tokoh agung sejarah”

5. Sneks, seorang orientalis Amerika
Di dalam bukunya “Agama Arab” mengatakan; “Muhammad muncul 570 tahun setelah Isa. Tugasnya adalah untuk meningkatkan akal manusia dengan memberinya dasar-dasar utama dan akhlak yang mulia, mengembalikan kepada keyakinan Tuhan yang Esa dan kehidupan setelah kematian”

6. Michel Hart, penulis buku Seratus tokoh dalam sejarah
Di dalam bukunya ia mengatakan, “Pilihan saya Muhammad menjadi orang pertama yang terpenting dan teragung sebagai tokoh sejarah telah mengagetkan para pembaca. Namun dia (Muhammad) adalah satu-satunya tokoh dalam semua sejarah yang sukses dengan kesuksesan sangat tinggi pada tingkat Agama dan Dunia.

Ada banyak rasul, nabi dan para pemimpin yang memulai dengan misi-misi agung. Namun mereka meninggal tanpa penyempurnaan misi-misi tersebut, seperti Isa di Kristen, atau yang lain telah mendahului mereka, seperti Musa di Yahudi. Namun Muhammad adalah satu-satunya (Rasul) yang menyempurnakan misi agamanya, menetapkan hukum-hukumnya dan diimani oleh bangsa-bangsa selama hidupnya.

Karena dia mendirikan negara baru di sisi agama. Sedang di bidang dunia dia juga menyatukan kabilah-kabilah di dalam bangsa, menyatukan bangsa-bangsa di dalam umat, meletakan buat mereka semua asas kehidupannya, menggariskan masalah- masalah dunianya, meletakannya pada titik tolak menuju dunia. Dan juga di dalam hidupnya, dia adalah (Rasul) yang memulai risalah agama serta dunia dan menyempurnakannya”

7. Lev Tolstewi, seorang sastrawan dunia
Dalam karya sastranya yang dianggap sebagai sastra yang paling bernilai tercatat dalam peninggalan kemanusiaan. Dia mengatakan; “Cukuplah Muhammad sebagai kebanggaan karena dia telah membebaskan umat hina yang haus darah dari cakar-cakar setan tradisi yang tercela. Membuka di depan muka mereka jalan yang tinggi dan maju. Bahwa syariat Muhammad akan menguasai dunia karena kesesuaiannya dengan akal dan kebijaksanaan”

8. Dr. Shaberk, asal Austria
Dalam sebuah forum ia mengatakan; “Sesungguhnya manusia pasti bangga memiliki afiliasi dengan tokoh seperti Muhammad. Dia itu meski dengan keumiannya (tidak bisa baca dan tulis) beberapa belas abad yang lalu mampu membuat undang-undang. Kita orang Eropa akan menjadi sangat bahagia apabila bisa sampai ke puncaknya”

9. Tomas Karlil, seorang Filsuf Inggris yang penah mendapatkan hadiah Nobel
Di dalam bukunya “Para Pahlawan” mengatakan; “Sungguh menjadi sangat aib bagi siapapun yang berbicara pada masa ini mengeluarkan ungkapan bahwa agama Islam adalah kedustaan dan bahwa Muhammad adalah penipu. Kita harus memerangi penyebaran kata-kata yang absurd dan memalukan ini.

Sesungguhnya risalah yang ditunaikan utusan (Rasul) tersebut masih menjadi pelita yang bercahaya selama 12 abad lamanya. Apakah ada di antara kalian yang mengira bahwa risalah ini yang menjadi pegangan hidup dan matinya jutaan orang yang tak terhitung jumlahnya adalah kedustaan dan penipuan”

10. Gotah, seorang sastrawan Jerman
Dalam satu kesempatan ia pernah mengatakan; “Sesungguhnya kita warga Eropa dengan seluruh pemahaman kita, belum sampai kepada apa yang telah dicapai Muhammad. Dan tidak akan ada yang melebihi dirinya. Saya telah mengkaji dalam sejarah tentang keteladanan yang tinggi untuk umat manusia ini.

Dan saya temukan itu pada Nabi Muhammad SAW. Demikianlah seharusnya kebenaran itu menang dan tinggi, sebagaimana Muhammad telah sukses menundukan dunia dengan kalimat tauhid”

Bahkan penulis keturunan Yahudi bernama Michael Hart menempatkan Rasulullah peringkat pertama dalam bukunya ‘The 100 A Rangking Of The Most Influential Persons In History’. Buku tersebut tentang 100 tokoh yang berpengaruh kuat dalam sejarah kehidupan manusia.

Sementara itu, Pangeran Lev Nikolayevich Tolstoy atau biasa disebut sebagai Leo Tolstoy adalah seorang sastrawan Rusia, pembaharu sosial, pasifis, anarkis Kristen, vegetarian, pemikiran moral mengaku sebagai salah satu pengagum Nabi Muhammad SAW yang dipilih Allah Yang Maha Esa untuk menerima wahyu terakhir melalui tangan, hati dan akal pikiran Sang Nabi.

“Cukup yang menjadi alasannya bahwa Muhammad (Saw) telah memberi petunjuk umatnya kepada cahaya kebenaran, menjadi umat manusia yang memihak kepada perdamaian dan ketentraman hidup dan membuka jalan bagi mereka menuju dunia berperadaban dan kemajuan,” kata Tolstoy dalam buku yang sama.

Jadi, dengan memperhatikan anggapan diatas, maka betapa dunia dalam waktunya akan membuktikan tentang keagungan diri Rasulullah Muhammad SAW dan ajaran yang beliau bawa bagi umat manusia; yaitu Islam. Apa yang dulu pernah beliau perjuangkan akan terbukti bisa menyelesaikan setiap permasalahan di dalam kehidupan ini. Terlebih ketika kita umat Islam mau dan sadar untuk kembali mengikuti setiap Sunnah beliau pada setiap lini kehidupan.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.

Sumber:
almunawwar.or.id
satuislam.org