Wasilah Mengerti Terhadap Ilmu Nahwu, Seseorang Bisa Masuk Surga

Wasilah Mengerti Terhadap Ilmu Nahwu, Seseorang Bisa Masuk Surga

Almunawwar.or.id – Banyak cara ataupun perantara bagi seorang muslim untuk bisa masuk syurga dari banyaknya amalan ibadah yang senantiasa di laksanakan selama hayat masih di kandung badan, termasuk dari hal-hal yang kecil yang membuat seseorang tersebut bisa masuk syurga.

Dan hal ini rupanya terjadi pada seorang ulama besar ilmu nahwu yang bernama Amr ibn Abbas atau yang lebih di kenal dalam kalangan Ulama ahli nahwu dengan nama Imam Sibawaih, dimana beliau dengan kepintarannya tersebut mampu menjawab pertanyaan Malaikat washilah dari ilmu mengerti dan menguasai ilmu nahwu.

Meskipun definisi dari pada mempelajari ilmu tersebut adalah fardhu kifayah secara umum, akan tetapi jika bermaksud untuk menggali dua sumber utama yaitu Alquran dan Al hadits, maka mempelajari ilmu nahwu itu adalah fardhu ‘ain, Berikut sepenggal kisah nyata mengenai penjelasan makalah masuk surga karena ilmu nahwu.

Imam Sibawaih yang memiliki nama asli Amr ibn Abbas adalah salah satu tokoh ulama yang menguasai berbagai disiplin ilmu terutama ilmu tata bahasa Arab yang dikenal dengan nama Nahwu. Beberapa hari setelah meninggalnya ulama yang di kenal sebagai orang yang tubuhnya mengeluarkan aroma buah apel ini, salah seorang sahabat beliau bermimpi bertemu dengannya yang tengah menikmati kemegahan di alamnya.

Sang Sahabat melihat Imam Sibawaih sedang memakai pakaian yang sangat mewah dengan hidangan beraneka warna disekitarnya serta dikelilingi oleh beberapa bidadari rupawan di sebuah tempat yang sangat indah mempesona.Sahabat itupun bertanya kepada Imam Sibawaih, gerangan apa yang membuatnya menerima kemulyaan begitu rupa. Imam Sibawaih kemudian menceritakan pengalamannya ketika ditanya oleh malaikat di dalam kubur.

Ketika malaikat sudah menanyakan pertanyaan-pertanyaan kubur yang seluruhnya dapat dijawab dengan baik, malaikat bertanya kepadanya, Berikut perbincangan antara Malaikat dengan Imam Sibawaih

Malaikat:“Tahukah anda, perbuatan apa yang telah membuat anda bisa menjawab dengan baik pertanyaan-pertanyaan kami tadi?”
Imam Sibawaih “Apakah karena ibadah saya?” Imam Sibawaih mencoba menebak.
Malaikat “Bukan itu!” kata Malaikat.
Imam Sibawaih “Apakah karena ilmu saya?
Malaikat ”“Bukan itu!
Imam Sibawaih”“Apakah karena karangan-karangan saya?
Malaikat ”“Bukan!

Berbagai jawaban yang diberikan oleh Imam Sibawaih tidak ada yang dibenarkan oleh Malaikat. Hingga akhirnya Imam Sibawaih menyerah karena tidak mengetahui jawaban sebenarnya.

Malaikat : “Allah SWT telah menyelamatkan anda sehingga anda dapat menjawab pertanyaan kubur dengan baik adalah karena pendapat anda yang menyatakan bahwa yang paling ma’rifat dari semua isim ma’rifat adalah lafazh jalalah”. Kata Malaikat menerangkan.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaaat.

Sumber:
nu.or.id
almunawwar.or.id