Wawasan dan Peran Pesantren Dalam Dunia Politik dan Demokrasi Nasional

Wawasan dan Peran Pesantren Dalam Dunia Politik dan Demokrasi Nasional

Almunawwar.or.id – Pesantren yang merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang paling instuisi di negara Indoensia, Peran besar Pesantren dalam pembangunan nilai moral bangsa dan munculnya ruh jihad berjuang untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terbebas dari semua bentuk penjajahan merupakan peran dan kontrbusi penting hadirnya sebuah lembaga pendidikan ilmu Islam tersebut.

Banyak para tokoh pahlawan nasional yang terlahir di dunia pesantren, sejatinya peran tersebut dari para Ulama dalam menumbuhkan semangat juang pada anak didiknya dan masyarakat luas pada waktu itu dan sampai sekarang ini adalah mobilisasi yang begitu menggema untuk membangun sebuah persatuan yang terlahir dari adanya perbedaan, sekaligus membangun sebuah peradaban nilai juang bangsa Indonesia dalam meraih sebuah kedaulatan negara.

Begitu pula peran yang di tunjukan oleh para tokoh yang lahir di pesantren dalam dunia politik nasional itu sangat berperan sekali untuk mengarahkan masyarakat banyak guna menumbuhkan dalam diri individual nya semangat juang yang tiada henti, meskipun sudah terbebas dari bentuk penjajahan fisik, Namun masih banyak tugas dan peran lain yang idealnya lebih penting dalam menjaga nilai keutuhan persatuan bangsa.

Wawasan luas yang di pelajari dan di kembangkan di pesantren-pesantren tidak hanya mengkaji hukum-hukum agama saja, namun jauh lebih luas itu di sinkronkan sebuah ilmu dan wawasan tersebut guna bisa memberikan satu landasan pasti tentang berkehidupan beragama, berbangsa dan bernegara sesuai dengan konstitusi dan haluan negara ini. Sehingga tumbulah nilai demokrasi dari semua golongan yang terbentuk dari ideologi pendidikan Pesantren.

Tumbuhnya nilai individual dari pemahaman demokrasi itu sebuah toleransi yang tinggi dari anak-anak pesantren, dari dan tentang bagaimana kita berinteraksi dan mampu berperan penting baik bagi diri sendiri maupun jauh lebih luas bagi kepentingan bersama agama dan negara. Karena tidak akan ada kemajuan dan kedaulatan tanpa adanya kesadaran diri dalam memperbaiki nilai shilaturahmi yang melahirkan demokrasi menuju persatuan dan kesatuan bumi pertiwi.

Bahkan jika kembali pada perjuangan di masa sebelum kemerdekaan, sebuah pesantren merupakan benteng terakhir bagi bangsa ini khususnya bagi umat Islam dalam berjuang mempertahankan dan meraih kemerdekaan pada waktu itu. membebaskan dari semua bentuk penyimpangan pemahaman beragama dan bernegara seperti munculnya ideologi komunisme dan semua sektor yang dapat merusaka nilai haluan dan persatuan bangsa Indonesia.

Dua misi utama yang di emban oleh pesantren dalam kontribusinya tersebut yaitu Edukasi dan Sosial yang merupakan dua aspek penting dalam membangun sisi individual dan kebersamaan dalam berkehiduapn bernegara, Sehingga terlahirlah sebuah demokrasi dari tentang bagaimana seseorang bisa menghargai, menghormati dalam mengemukakan sebuah aspirasi. Dengan dan dari Pesantren pula dua misi tersebut bisa lahir dan di kembangkan oleh kiai dan santri.

Pola pendidikan yang di terapkan di sebuah lembaga pondok pesantren mampu menjiwai para Santrinya agar senantiasa berkembang dan bermanfaat jika sutau hari nanti di mukimkan, atau setidaknya kehadiran di tengah masyarakat mampu berperan aktif sesuai dengan kapasitasnya. Dalam konteknya seorang Santri harus mampu berbaur dengan segala kondisi dan situasi di masyarakat luas, harus bisa membaca arus globalisasi di barengi dengan filterisasi untuk menuju ke sebuah keridhoan Ilahi.

Dan memang jika di kaji sejak kehadirannya di tanah bumi pertiwi ini, Lembaga Pondok Pesantren merupakan sebuah pengharapan besar dari publik dalam memberikan daya manfaat tinggi para anak didiknya. Dalam hal ini ilmu-ilmu pesantren sangat berarti sekali dalam membangun jati diri warga masyarakat indonesia, terutama dalam menciptakan sebuah moral dan norma yang sesuai deenagn konstitusi agama dan negara.

Keluasan Ilmu sangtlah penting pula sebagai bekal diri para santri dalam memerankan kehadirannya di sebuah instansi dan masyarakt luas, tidak hanya sebatas mengetahui wawasan nagama saja, namun alangkah lebih indah dan manfaatnya ada pengembangan ilmu yang nantinya bisa berperan besar dalam meraih citra seorang penerus bangsa. Agar cita-cita bangsa yang baldatun thoyyibatun bisa tergapai jua.

Itulah sebabnya mengapa sangat pentingnya ada sebuah kepekaan terhadap situasi yang ada, terlebih dalam imu teknologi dan saint yang sudah menjadi bagian penting dalam berkehidupan. Sehingga ada penyeimbangan antara dua sisi ilmu yaitu ilmu agama dan ilmu umum yang nantinya bermuara pada satu tujuan yaitu ingin lebih memakmurkan semua warga negara indoensia tercinta berlandaskan agama dan negara.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semiga Bermanfaat.

Sumber:
almunawwar.or.id
nu.or.id