Puasa Bulan Ramadhan 2022 Berapa Hari Lagi, Jatuh Pada Tanggal

Puasa Bulan Ramadhan 2022 Berapa Hari Lagi, Jatuh Pada Tanggal

Almunawwar.or.id – Kerinduan akan sebuah keberkahan yang mengalir di setiap waktu bulan ramadhan rasanya sangat begitu besar sekali yang di rasakan oleh setiap individu umat muslim. Kerinduan pun kian tersambut seiring berjalannya waktu dari hari sampai nanti bulan suci ramadhan datang yang selalu di nanti, Sehingga kepastian berapa hari lagi puasa 2022 itu selalu di nantikan oleh setiap umat muslim yang beriman.

Di setiap tahunnya umat muslim sedunia termasuk di indonesia selalu menantikan datangnya bulan suci ramadhan, karena selain bulan yang sangat di mulyakan, pada keseluruhan waktu bulan suci tersebut terdapat keberkahan dan keunggulan dari setiap amalan yang dikerjakan. Sebagai wujud rasa gembira dan suka cita karena akan datang sebuah bulan yang lebih agung dari seribu bulan sebagai momen tepat untuk mendulang amal kebaikan.

Semua element umat muslim merasakan keberkahan yang mengalir di setiap sendi tatanan kehidupan, terutama dalam membangun jiwa sosial dengan beramal sedekah di bulan ramadhan sekaligus membangun dan meningkatkan aspek perekonomian bagi semua lapisan masyarakat, hal ini bisa di lihat dengan real dari banyaknya penjual yang menjajakan makanan dan minuman untuk keperluan berbuka dan sahur puasa.

Dinamika ini menunjukan bahwa bulan ramadhan yang penuh dengan ampunan itu memberikan dampak besar terhadap nilai kepribadian dan perekonomian baik secara individu maupun secara umum, Terlebih bulan suci ramadhan salah satu puncak dalam mengoptimalkan semua amal peribadahan baik di waktu siang maupun malam harinya. Sehingga nampak wajar apabila kedatangannya begitu sangat di nantikan oleh setiap muslim yang beriman.

Mengenai ketetapan kapan jatuhnya tanggal 1 ramadhan ini tentunya harus di sesuaikan dengan prosedur keilmuan agama yaitu ilmu hisab dan ilmu rukyah yang di legalisir oleh pihak berwenang dalam hal ini kementrian agama yang memiliki wewenang kebijakan dalam memberikan informasi kegiatan keagamaan termasuk dari penetapan tanggal 1 ramadhan yang biasa satu hari sebelum akhir bulan itu sudah di putuskan akan ketetapan tersebut.

Baik yang menggunakan teori ilmu hisab ataupun yang menjadikan ilmu rukyah sebagai media penetapan sebuah tanggal dalam kalender hijriyah dan kalender masehi itu sesuai dengan prosedur dalilnya, Namun jika seandainya ada perbedaan dari ketetapan tanggal tersebut dari hisab dan rukyah maka yang di ambil adalah hasil rukyahnya, Hal ini berdasarkan keterangan al hadits :

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلَاثِينَ يَوْمًا “

Artinya : “Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya. Bila penglihatan kalian tertutup mendung maka sempurnakanlah bilangan (bulan Sya’ban) menjadi tiga puluh hari.”

Keterangan di atas tentunya menjadi sebuah landasan keilmuan yang menggabungkan antara teori penghitungan ilmu falak dan hasil langsung melalui sebuah alat teleskop yang di simpan di beberapa titik kota strategis sebagai landasan kuat dalam menetapkan penaggalan bulan hijriah. Dalam hal ini pihak Kemenag selalu melakukan sidang istbat yang di ikuti oleh beberapa tokoh Ulama dari berbagai organisasi keagamaan, Dan hasilnya nanti di informasikan ke publik melalui media televisi dan internet.

Meskipun dalam regulasi kalender tahun 2022 ini tanggal 1 ramadhan sudah di tentukan yaitu pada hari Minggu bertepatan dengan tanggal 3 april 2022. Namun sebagai bentuk dari realisasi kehati-hatiannya maka proses rukyat hilal pada akhir bulan itu selalu di lakukan. Hal ini guna bisa memastikan akan ketetapan tersebut sesuai dengan prosedur keilmuan agama sebagaimana yang di terangkan dalam hadits di atas.

Maka bisa tarik kesimpulan bahwa dalam memastikan ketetapan awal bulan ramadhan tahun ini adalah menunggu hasil sidang isbat dari pihak Kemenag, Meskipun dalam regulasi kalender yang sudah beredar luas di masyarakat saat ini sudah di pastikan Tanggal 1 Bulan Ramadhan 1443 Hijriyah Jatuh Pada Hari Minggu 3 April 2022 Masehi. Akan tetapi menunggu keputusan yang resmi dari kemenag itu jauh lebih baik, semoga tidak ada perbedaan dalam penetapan tanggal 1 bulan puasa tahun ini.

Wallohu A’lamu Bishowaab
Semoga Bermanfaat.